Setelah bulan Maret lalu Marching Band Gita Cikini (sebutan untuk Marching Band SMP Perguruan Cikini) beraksi ketika roadshow Jawa Pos ke-44, kini kembali beraksi dalam rangka lomba di youtube tanggal 23/09/2015 kemarin. Aku nggak tahu nama lombanya apa, karena Pak Warno (pembina ekskul wajib Marching Band sekaligus guru seni budaya saat itu) tidak memberitahu secara rinci lomba apa, yang penting lagi lomba aja.

Ternyata lomba kali ini bukan hanya Marching Band kelas 8 yang berpatisipasi, ada juga tarian dengan menggunakan bendera semaphore (kelas 7-1) dan band (Kelas 9 dan Abiyyu (8-1)). Ketiga bahan ini beradu ketika lagu Goyang Dumang diputar. Keren abis, deh pokoknya.

Kita langsung ke behind the scene-nya, ya! (dengan Monica POV alias sudut pandangku).

Hari Rabu tanggal 23/09/2015 kemarin adalah jadwal olahraga kelas 8-3. Kata Pak Samsul (guru olahraga) hari Rabu kemarin tidak olahraga karena jam ke-3 nanti lomba Marching Band. Sebagai gantinya, kelas 8-3 pun pergi bermain komputer ke labkomp (lab komputer) sekolah kami.

Menghabiskan 2 jam pelajaran olahraga dengan melayang di dunia maya mencari informasi dan bermain game.

Tak terasa, jam ketiga pun tiba. Seluruh anak kelas 8-3 kembali ke kelas dan mempersiapkan semuanya dengan matang. Ada yang berganti pakaian pramuka menjadi kaos merah dipadu rok/celana putih, ada yang sudah siap berlari menuju lapangan. Sementara aku pergi ke kelas 8-1 setelah ke bawah bertanya kepada Pak Warno untuk menjemput Ajeng dan Anissa. Mereka berdua juga sedang mengambil kaos merah dan rok putih yang ada di tasnya. Setelah itu, kami berganti pakaian di toilet.

Kami menuruni tangga untuk sampai ke bawah, ternyata di lapangan sudah banyak anak-anak yang berkumpul. Anak-anak kelas 7-1 sudah ada di bawah dan sedang sibuk mengambil bendera semaphore. Suaranya pun tak kalah bising dengan kelas 8 yang mengambil alat Marching Band. Sementara aku dan Anissa tidak mengambil alat, karena kami sebagai tim Pianika. Di tim pianika hanya ada dua anak perempuan lho (aku dan Anissa). Meski begitu, aku tetap puas karena bisa berpatisipasi di setiap acara yang melibatkan Marching Band.

Band yang dimainkan oleh Kak Zadel, Kak Dena, Abiyyu dan siapa (aku tidak tahu), juga masih membenarkan gitar elektriknya, mengetes drum, dan mic-nya. Marching Band kelas 8 telah siap dengan alatnya, kelas 7-1 pun sudah siap dengan bendera semaphore-nya, dan kelas 9 sudah siap dengan band-nya.

Kata Pak Warno, kita latihan dulu. Dimulai dengan pemutaran lagu Goyang Dumang untuk mengenal nada, kemudian alat-alat Band, dan Semaphore mengisi penuh lagu itu. Sementara Marching Band hanya di reff-nya aja. Jadi ketika di reff, permainan lagu yang indah terjadi karena ketiga unsur ini bercampur menjadi satu.

Setelah itu, lagu Indonesia Raya, Mars Perguruan Cikini, Ampar-Ampar Pisang, Sirih Kuning, dan Gambang Suling hanya dimainkan dengan Marching Band kelas 8. Baru latihan saja, aku sudah pusing. Jadinya setelah lagu Gambang Suling selesai dimainkan, kepalaku berputar-putar.

Setelah latihan selesai, kini giliran perekaman video dan bukan latihan lagi!