Dampaknya Sifat Malu Bertanya Dalam Kelas
Dampaknya Sifat Malu Bertanya Dalam Kelas
in

Dampaknya Sifat Malu Bertanya Dalam Kelas

Tentu kita sering menjumpai beberapa anak yang memiliki sifat malu pada saat disuruh bertanya di dalam kelas, atau tidak adanya inisiatif bertanya ketika tidak mengerti apa yang dijelaskan Bapak/Ibu guru. Bahkan hanya pura-pura faham akan tetapi kenyataannya tidak faham sama sekali.

Anak yang seperti ini biasanya memiliki sifat yang introvert, atau agak tertutup. Bahkan tak jarang dari anak yang seperti ini juga menutup diri untuk berteman dengan teman-temannya yang lain, hanya sebagian saja yang jadi teman akrabnya. Hembb…..kira-kira apa yah dampak buruk bagi anak yang mempunyai sifat seperti ini?

Langsung saja kita kupas bersama Dampaknya Sifat Malu Bertanya Dalam Kelas, antara lain:

Nilai jeblok dan bikin malu banget


Gak ngerti apa-apa, nilai jadi jeblok dan bikin malu banget

Membuat Kita Tertinggal Jauh Materi Pelajaran

Mungkin kita sudah seringkali mendengar kata-kata bijak ini, “malu bertanya sesat dijalan” tepat sekali! Dari ketidak-mauan kita untuk bertanya, kita jadi benar-benar tidak faham materi/pelajaran yang Bapak/Ibu guru sampaikan di kelas. Bahkan kita-pun bisa benar-benar tertinggal jauh dari materi yang diajarkan.

Intinya jangan membuat diri kita terjatuh sendiri dengan sifat pemalu ini, sebaiknya segera ditanyakan apabila memang tidak faham, sebab menutup diri sama dengan menutup peluang kita untuk menjadi orang yang percaya diri dalam berbagai kesempatan.

Ini juga menjadi hal penting dalaM karir kita dimasa mendatang, jadi? Mulailah buang sifat pemalu seperti ini! Coba untuk rilex, nikmati pelajarannya, dan fokus jangan terpengaruh teman yang menganggu atau jadi biang rusuh di kelas. Bapak/Ibu guru pasti membimbing kita dengan baik. Mereka bukan harimau yang akan memakan kita jika kita salah.

Dijauhi gara-gara nyontek PR terus
Dijauhi gara-gara jadi tukang nyontek PR terus

Membuat kita semakin terkucilkan

Karena dampak dari malu bertanya, kitapun jadi terkucilkan di kelas. Semisal disuruh maju kedepan untuk menjawab soal-soal yang telah diberikan oleh Bapak/Ibu guru, lalu kita tidak bisa menyelesaikannya. Kitapun semakin menjadi orang yang dicap bodoh.

Jika hal itu sudah terjadi, tentunya akan semakin susah kita bisa berubah. Sebab pengaruh dari olok-olokan teman juga bisa mempengaruhi psikologi kita, akibatnya perasaan malu itu semakin menjadi. Bukan cuma malu bertanya, mungkin saja kita bisa minder dan malu untuk bersosialisasi.

Maka dari itu, lebih baik bertanya jika memang tidak mengerti, karena ini lebih baik ketimbang harus murung dan tidak faham apa-apa.

Jika tidak berubah, predikat si bodoh yang melekat sampai lulus sekolah :D
Jika tidak berubah, predikat si bodoh lah yang melekat sampai lulus sekolah 😀

Penyesalan Yang Tak Berujung

Kita akan mengalami penyesalan yang mendalam apabila setelah keluar dari sekolah, kita tidak punya teman, kurang wawasan, dan malu bertemu teman lama. Sekalinya bertemu teman lama, masih jadi bahan olok-olokan mereka.

Bagi yang sudah merasakan sifat ini mulai tumbuh pada diri masing-masing, segeralah untuk berubah. Ingat! Orangtua banting tulang untuk membiayai sekolah kita. Manfaatkan kesempatan ini untuk merubah nasib jadi lebih baik, sebab banyak anak-anak yang serius mau belajar tapi putus sekolah atau tidak memiliki biaya.

Jadilah anak yang pintar dan percaya diri!

Demikian yang bisa kami sampaikan kali ini tentang Dampaknya Sifat Malu Bertanya Dalam Kelas. Semoga bermanfaat ya?

Ayo Vote! Biar makin trending.

100 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Ditulis oleh Ibu Muda

Semoga tulisan kami selalu bermanfaat dan terus menginspirasi semua orang…

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi

Kue Ulang Tahun Spasial Untuk Nara

Kue Ulang Tahun Special Untuk Nara – Part 2

Puisi Pendek Ayah dan Ibu

Puisi Pendek Ayah dan Ibu