Assalamualaikum ! Kemarin, setelah mandi, aku melihat benda misterius berwarna orange yang membuat aku bertanya-tanya. Sebenaranya, dari sebelum aku ke tempat madi, benda itu sudah muncul. Akupun memberitahu temanku bahwa ada sesuatu ditengah jalan. Yaitu, benda orange , benda apakah ini? Setelah dilihat, sangat mengejutkan! Itu adalah, sebuah JERUK. Hehe, gak penting banget sih, tapi aku lanjut saja ke aula. Aku mencari tempat makanku di dalam tas. Lalu aku mencari teman yang bisa menemaniku ke pendopo untuk makan.

Akhirnya aku menemukan dua atau tiga teman yang kebetulan tidak sekelas denganku, tapi kami lumayan akrab. Setelah mengantri panjang sambil mendengarkan musik dan mendapatkan makanan, kami kembali lagi ke aula, karena di pendopo sudah penuh. Kami berlari-lari kecil juga, karena mulai gerimis lagi. Setelah itu, aku bertemu teman yang senasib denganku lagi, lalu makan bersama dengannya. Yah, aku lupa makan apa, tapi ada kacang panjangnya (lagi). Aku dan teman senasibku deg-degan menunggu upacara penutupan.

Apakah upacara penutupan akan u? Ah! Kami sudah pasrah, jika tidak naik status pramukanya tak apalah. Dan, ada barang-barang temuan yang diumumkan sebelumnya. Tapi, tak ada baju pramuka milik kami. Tapi, kami tetap mengikuti kegiatan selanjutnya, yaitu diam menunggu keputusan. Dan apalagi, air minum milikku habis! Begitu juga temanku. Untunglah ada galon. Kami segera mengambil minum. Lega rasanya, kecuali tentang baju pramukanya. Akhirnya, kamipun berbaris.
Dan kata-kata yang menyenangkan dari Pak Hendra adalah “upacara penutupan tak jadi dilaksanakan.” Wah! Nasib buruk tak jadi menimpa! Dan saat pengumuman, tiba-tiba mujahidah kelompok sebelah berteriak. Ternyata ada kodok. Aku awalnya tak melihat, setelah melihat aku berusaha mengusir, tapi kodok itu tak kabur juga, aku cuekin saja. Hihi. Lalu Kami mengambil barang-barang. Barang-barangku berat dan banyak, jadi sulit membawa. Sehingga ketinggalan barisan.
Aku langsung cepat-cepat kebarisanku, untung belum masuk bis. Lega rasanya. Lalu kami juga berangkat agak siang. Sehingga kami makan siang di bis. Dan sisa uang kelompok juga dibagi-bagi. Dan aku ketiduran sebentar di bis, lalu bangun lagi. Terlewatlah sholat Dzuhur. Macet sekali. Dan akhirnya sampai juga kami didekat sekolah. Eh, ada ibu dari teman yang tak kukenali memeluk anaknya erat-erat. Mmm.. aku, merasa seperti begitulah melihatnya. (-_-)” Dan akupun pulang kerumah dengan sedikit khawatir.

Akhirnya, pada hari sabtu, digelarlah kerpet selebernya. Disitulah aku menemukan, handuk, celana, dan kerudung pramuka (baju pramukanya tetap hilang.) Walau begitu, baju pramukanya tetap dibelikan kok (/\_/\)

Inna lillahi wa inna ilayhi roji’un, ada kakak kels yang meninggal setelah berkemah. Katanya, terkena angin duduk. Hiks… 🙁
Yah, segitu saja ceritaku. Terimakasih sudah, membaca, jika ada kata-kata yang dirasa salah mohon dimaafkan.
Wassalamu’alaikum…