Di sebuah hutan,  terdapat sebuah pohon yang sangat besar.  Di dalam pohon tersebut,  terdapat banyak rumah peri. Di sana, peri-peri melakukan tugas yang diperintahkan oleh sang Ratu peri, yaitu Ratu Ivy. Ratu Ivy sangat bijaksana dan suka menolong. Ia adalah ratu yang tegas, berwibawa dan juga pemaaf. Ia memaklumi semua kekurangan dari para peri. Akan tetapi, ia tidak bisa terus memaklumi satu peri yang ceroboh itu. Peri itu namanya Gula.  Peri Gula adalah peri winter atau bisa disebut peri serbuk salju. Ia sangat senang dengan makanan. Ia sangat ceroboh jika disuruh bekerja mengumpulkan makanan.

Di pagi hari, para peri pekerja dikumpulkan di ruang tugas. Ratu memberikan tugas kepada para peri pekerja. Akan tetapi, Ratu membuat Gula mendapat tugas yang sangat sulit. Yaitu mencari bunga winter. Gula langsung kebingungan.
“Ratu Ivy, Dimanakah Gula bisa menemukan bunga winter?” tanya Gula.
“Di sebuah daerah dekat bukit salju, disana ada hutan winter. Di hutan winter terdapat 10-25 bunga winter, akan tetapi bunga itu sedikit dingin dan bisa membekukan peri dalam hitungan detik saja. Jadi kamu harus berhati hati, ” jawab Ratu.
“Tapi, bagaimana kalau ternyata saat kupegang bunga itu aku menjadi beku?” tanya gula.
“Kamu bisa menggunakan sarung tangan Winter ini, pakailah dan cepat kerjakan tugasmu itu!” suruh Ratu Ivy sedikit kesal.
“Baiklah Ratu, aku akan berangkat sekarang,” ucap gula bergegas pergi meninggalkan markas pohonnya itu.

Saat diperjalanan, Gula melihat banyak hewan. Hewan yang ia sukai adalah kupu-kupu. Saat kupu-kupu menghampiri gula, gula langsung meminta tumpangan menuju ke hutan winter.
“Halo kupu-kupu, apakah kamu mau mengantarku ke hutan winter?” tanya gula.
“Baiklah,” ucap kupu-kupu tersebut.