Dipagi hari, aku (Siska) pergi ke sekolah. Hari dimana saat aku kumpul pada Ekskul Rohis (Rohani Islam) bersama teman-temanku. Aku baru pertama kali masuk. Aku sebenarnya malu-malu tapi kalau aku tidak kumpul sekarang mau kapan lagi. “Harus berani Siska!” gumamku dalam hati.

Sepulang sekolah, setelah keputrian berlangsung, aku langsung mencari kakak Rohis. Aku bertemu dengan kak Shyva dan kak Tira.

“Assalamualaikum, Kak Shyva, Kak Tira.. Boleh tau rohis kumpulnya di mana?” tanyaku.

“Rohis kumpulnya di sanggar rohis, di masjid dek..” ucap kak Tira.

Aku menuju ke masjid. Aku kira kelas 7 itu sedikit. Ternyata banyak sekali.

“Wah ada Fatih Akmal. Jadi saingan di rohis deh..” pikirku dalam hati.

Aku melihat ada tiga orang teman yang tidak aku kenal. Aku berpikir dan bertanya-tanya. Aku melihat seorang cowok badannya tinggi. Dalam pikiranku, “Ihh serem, tinggi banget dia..”. Ada dua cewek bersamanya. Aku lihat dua cewek itu main handphone.

Dalam pikiranku, “Adduuhh tadi kenapa aku gak bawa handphone aja ya buat buka Al Qur’an…”.

Semuanya serba salah rasanya, tapi namanya juga pertama. Datanglah kakak-kakak Rohis. Mereka bertiga langsung minta izin untuk kerja kelompok. Aku diperkenalkan dengan Ketua Rohis. Kak Meilia Muliani. Dia baik padaku. Aku akrab sejak pertama kali bertemu dengan kak Mei. Selanjutnya, datanglah guru pembimbing. Aku kenal dengannya saat mulai Games Tebak Nama.