Yuk Budayakan Senyum, Sapa, dan Salam (3S) di Sekolah Kita
Yuk Budayakan Senyum, Sapa, dan Salam (3S) di Sekolah Kita
in

Yuk Budayakan Senyum, Sapa, dan Salam (3S) di Sekolah Kita

Yuk Budayakan Senyum, Sapa, dan Salam (3S) di sekolah kita!

Mungkin ketiga hal tersebut tak asing lagi di telinga teman-teman sekalian. Tapi beda halnya, kalau dilakukan, apa teman-teman sering salam, senyum, dan sapa pada guru-guru di sekolah?

Saya yakin, semua sekolah menganjurkan, atau hanya sebagai simbolis saja. Semua kembali pada sang anak alias murid, yang harus melakukannya.

Saat bertemu pandang atau melewati guru, di sekolah saya diwajibkan melakukan 3S tersebut. Terkadang, saat melewati guru, para murid tersadar, bahwa mereka harus merendahkan diri. Bukan berarti berkata merendahkan saat itu juga, namun membungkukkan punggung, ya, merendah.

Yuk Budayakan Senyum, Sapa, dan Salam (3S)

Saya murid pindahan, dari Sekolah Dasar ke Sekolah Menengah Pertama. Melakukan hal wajar seperti 3S awalnya tak mudah, karena canggung atau kurang percaya diri. Tapi, seiring berjalannya waktu, saya rasa itu mudah-mudah saja dilakukan, toh, itu perbuatan terpuji pada guru.

Kenapa beberapa murid canggung? Terkadang.., saat mereka sedang mengobrol bersama teman-temannya, lalu tiba-tiba seorang guru lewat, dan berpapasan, mereka malu pada teman-temannya, apalagi jika tidak dijawab sapaannya oleh sang guru. Malu bertumpuk di hatinya.

Saya sendiri terkadang juga, sering mengomel jika sang guru yang di sapa tidak menyapa balik, atau bahkan sekedar menolehkan kepala.

Hingga suatu saat, seorang guru saya bertutur di depan kelas mengenai hal tersebut secara terus terang.

Guru saya menyinggung beberapa hal yang membuat para siswa sadar, betapa pentingnya hal sepele yang baik, yang di lakukan. Menghargai, menghormati orang yang lebih tua bukan perkara mudah di lakukan, jika. Jika tidak terbiasa.

Sebenarnya, hal sepele menjadi besar besok, saat kita mulai meninggalkan masa anak-anak. Tak jarang, orang lewatpun menilai sikap kita.

Jika kita tersenyum simpul, itu saja, pada orang lewat, pasti orang itu akan terkesan, atas pribadi kita yang ikhlas tersenyum, tak pandang orang. Namun, sekarang jarang anak yang seperti itu.

Maka, tidak heran, sekarang banyak Sekolah yang mencari anak berkarakter, bukan sekedar pintar dalam hal pikir-memikir.

Saya, hanya satu dari seluruh anak Indonesia yang menyampaikan hal ini. Sepele? Ya. Perlu? Ya. Satu lagi yang penting,

Berguna? Ya.

Mari kita lakukan 3S dimanapun, kapanpun, dan kepada siapapun, jika menang itu baik, kenapa tidak? ; )

My Name : Hesty Nurul K.

Asal sekolah : SMPN 4 KLATEN. (JL. DR. WAHIDIN SUDIRO HUSODO 26 KLATEN UTARA, KLATEN)

Arigatou… : )

Ayo Vote! Biar makin trending.

100 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Ditulis oleh H e s t y

Aku gadis Januari yang suka memakan cemilan saat bosan.

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi

Cerita Keseharian Di Sekolahku SDN Pekayon 18 Pagi

Dampak Positif Menyebarkan Virus Senyuman