in ,

KerenKeren NgakakNgakak KagetKaget SedihSedih TakutTakut SenangSenang

Aku dan Kakakku di Rumah Berdua – Part 1

Aku dan Kakakku di Rumah Berdua
Aku dan Kakakku di Rumah Berdua

Jederrr! dar! dar! dar! Malam itu, bunyi petir sangat kencang di luar rumah. Aku dan Kakak Vianna sedang ketakutan di rumah. Kami hanya berdua, karena tadi mama dan papa pamit untuk pergi ke rumah teman lamanya. Mama dan papa berpesan, jangan bukakan pintu jika ada orang yang tidak dikenal dan telepon mama dan papa saja jika takut.

“kak.. aku takut kak.. takut,” keluhku.

“Iya.. kakak juga agak takut vina. Kamu tenang saja. Kita kan berdua di rumah, lalu semua pintu sudah kakak kunci dan kitakan sedang ada di kamar. Ada televisi! Ada handphone! kamu juga punya banyak majalah! Coba saja tenangkan rasa takutmu dengan membaca majalah,” suara kakakku sudah mulai goyang karna takut.

“I..i..iiya..aaa kak” jawabku singkat. Aku mencari majalahku. kakak menyalakan televisi.. Tapi.. Jlebbb! Lampu mati. Aku langsung berlari ke arah kakak dan memeluk kakak erat.

“Vina.. ayo bantu dan temani kakak ke depan sebentar.. please” pinta kakak.

“Kak! vina takut kak! takut!” aku menjerit karna sudah tidak tahan lagi. Akhirnya, kakak membalikkan arus listrik, dan lampunya nyala lagi. Kakak kembali ke kamar dan menutup pintu.

“Sudah” jawab kakak. Tiba tiba.. kring kring! Kring…!

“Telepon kak! Pasti dari mama dan papa!” teriakku senang. aku segera mengambil handphone kakak yang tidak jauh dariku. Lalu, aku mengangkatnya.

“Halo? Ini siapa ya?” tanyaku gugup. “iya halo sayang.. ini papa! Kamu tunggu saja di situ! Jangan lupa” suara papa terdengar sangat beda dari biasanya!

“Iya pah” jawabku lalu mematikan telepon.

“Siapa de? papa atau mama?” tanya kakak antusias. Aku mengangguk. Suara dari petir kembali membuat kami ketakutan. Akhirnya, kakak menyalakan televisi.

“Ganti kak! ganti siarannya! itu channel film horor!” aku menutup mataku. Kakak mengangguk. Lalu, kami menonton film Disney Junior, yaitu Phineas and Ferb. Kami tertawa bersama. Lalu, tiba tiba, ada telepon lagi.. Sekarang, kakak yang mengangkatnya.

“Halo? Ini dengan siapa ya?” suara kakak terlihat sangat manis.

“Ini papa! Papa akan pulang jam 11 malam!” Lalu… tiba-tiba…

…bersambung.

3 Komentar

Balas komentar

Yuk tulis komentar kamu