in , ,

SedihSedih KerenKeren

Apa Bahaya Meniup Makanan atau Minuman Panas

Apa Bahaya Meniup Makanan atau Minuman Panas
Apa Bahaya Meniup Makanan atau Minuman Panas

Apa bahaya meniup makanan atau minuman panas. Apa yang kali lakukan jika ingin memakan atau meminum sesuatu yang panas? Jika ingin cepat dingin, pasti meniupnya, iya kan? Ternyata itu tidak boleh, ini aku ada cerita, tentang bahaya meniup makanan atau minuman panas, dibaca sampai habis ya.

“Ta! Makan dulu nak!” seru Mama, usai menyiapkan makanan di ruang makan.

“Tunggu dulu, Ma!” seruku, masih menonton film Tom And Jerry Tales di TV. Saat itu masih siang, mungkin jam 02.15, aku lupa persisnya.

“Cepat! Nanti Mas Aca habiskan, lho!” seru Mas Marshal. Mau tidak mau, aku harus makan juga.

“Makan apa, sih?” gumamku kesal. “Wah! Mie goreng dendeng balado!” seruku girang. Segera aku duduk di meja makan, tapi Mama menegurku, “Eits! Cuci tangan dulu!” tegurnya

“Yah, Mama engga asik, dah! Aku kan mau makan langsung!” kataku.

Baca juga: Hari paling menyebalkan dalam hidup

“Kalau begitu, Sal! Pal! Pah! Habiskan mienya!” seru Mama memanggil Mas Marshal, Mas Noval, dan Papa.

“Yah, iya, iya!” jawabku kesal dan mencuci tangan. Saat itu, nasi dan mienya masih panas, aku pun meniupnya.

“Ta, engga boleh ditiup, nanti sakit perut, lho!” kata Mama.

“Ah, Mama ini serba engga boleh! Ini engga boleh, itu engga boleh!” kataku. Bener, lho, aku memang senakal ini, hehehe …

“Kan, yang kamu keluarkan dari mulutmu itu racun!” kata Mama. Aku hanya terus meniup dan Mama pun geleng-geleng kepala.

Jam 4 sore, aku merasa perutku mules. Aku pun berkata pada Papa karena kalau Mama nanti di omelin karena omongannya benar.

“Pah, aku sakit perut …,” kataku.

“Sudah diolesin minyak kayu putih belum?” tanya Papa.

“Sudah, Pah, tapi masih sakit,” jawabku.

“Tuh, kan! Ngeyel, sih! Makannya, orang tua bilang itu didenger!” omel Mamaku menjewer telingaku.

“Sudah, mah, sudah! Ta! Besok paling sembuh, juga, ya?” kata Papa mengelus rambutku.

Besoknya, hasilnya? NIHIL perutku tambah sakit! Papa bilang, minum obat sakit perut. Aku pun meminumnya. Masih sakit! Gimana ini? Sakit banget! Beneran, lho, itu sakiiit banget!

“Pah, masih sakit,” kataku. Papa pun agak cemas dan khawatir.

“Besok ke dokter, ya?” tanya papa. Aku menggeleng.

“Kok, enggak mau?” tanya Papa lagi.

“Nanti di apa-apain perut Anggita, Pah …,” kataku.

“Enggak apa-apa, Ta, dokternya itu kakak-kakak juga, kok! Nanti kalau ditahan malah tambah sakit! Gimana?” tanya Papa. Aku pun terpaksa mengangguk.

Esoknya, malam-malam, Papa pun mengantarku ke rumah sakit anak-anak. Setelah diperiksa perutku, katanya ada racun yang menempel pada ususku, aku pun kaget, nanti malah dioperasi lagi?! Huwaaa! Takut!

Baca juga: Cerita anak pengirim sms misterius

“Pak, bu, ini ada sedikit racun yang menempel pada usus anak anda, disebabkan oleh meniup makanan panas,” kata dokter perempuan itu.

“Terus, harus di operasi, ya?” tanya Papa.

“Enggak usah, pak. Racunnya hanya sedikit, jika banyak, baru di operasi. Ini ada obatnya, harganya hanya Rp. 23.000,” kata dokter perempuan itu menyodorkan obat sirup stroberi untuk anak-anak.

Fiuh! Untung saja racunnya sedikit! Kalau banyak bisa gawat! Aku pun bersyukur penuh nikmat pada tuhan yang maha esa karena aku tidak perlu dioperasi. Saat pulang, aku berjanji tidak akan makan sambil meniup makanan panas demi diriku sendiri.

~ Tamat

Apa Bahaya Meniup Makanan atau Minuman Panas

Note: Ada banyak mikroorganisme pada mulut kita, seperti bakteri / virus, sumbernya banyak, salah satunya mungkin untuk kamu yang jarang gosok gigi 😀 jadi masih banyak sisa makanan yang tertinggal di sana, maka ketika kamu meniupnya, akan terjadi perpindahan bakteri dari mulut ke makanan atau minuman yang ditiup itu.

Apa lagi jika yang meniupnya adalah orang yang sedang sakit, terus kalian yang makan atau minum, yah, tertular deh. Nah kira-kira seperti itu penjelasannya.

Advocate

Ditulis oleh Tata

Seorang gadis manis. yg baik hati dan kadang suka marah, kalau badmood. gadis ini mengaku dilahirkan di bumi pada 6-6-2007. kini, dia kelas 5. saat kelas 4, dia mendapat Ranking 1 di kelas. cita-citanya adalah DA atau Desainer dan Artis. hobinya menggambar, menonton Anime, menulis, membaca, menceritakan dongeng untuk adiknya. semoga bisa menjadi 10 penulis teratas!

Years Of MembershipStory Maker

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi