in

Apa yang dimaksud dengan bela negara (Bentuk, Makna, Dasar Hukum, Unsur)

Apa yang dimaksud dengan bela negara (Bentuk, Makna, Dasar Hukum, Unsur)
Apa yang dimaksud dengan bela negara (Bentuk, Makna, Dasar Hukum, Unsur)

Apa yang dimaksud dengan bela negara. Setiap warna negara atau kita semua wajib hukumnya untuk membela negara dalam kondisi yang membahayakan.

Sikap cinta tanah air harus ditanamkan sejak dini (kecil), sehingga mampu mendarah daging dengan jiwa seseorang. Indonesia yang kita cintai ini, banyak sekali memiliki SDA (Sumber Daya Alam) yang menjadi daya tarik bangsa asing.

Mereka akan melakukan berbagai hal, baik langsung maupun tidak untuk dapat menguasinya, jika sikap bela negara sudah tertanam pada diri, maka ajakan untuk mengganggu atau mengusik dapat ditolak atau dihindari.

Baca juga: Apa yang dimaksud dengan adat istiadat

Jelaskan apa yang dimaksud dengan bela negara

Bela negara pada kondisi sekarang ini, tidak hanya pada militer saja, sebab Indonesia dalam kondisi yang cukup aman dari ancaman militer negara lain.

Apa itu bela negara ?

Pengertian Bela negara adalah sikap ataupun perilaku seseorang (warga negara) dalam kehidupan yang dijiwai oleh rasa cintanya kepada negara (Indonesia) dimana berdasarkan 5 sila Pancasila dan UUD’45.

Kapan hari Bela Negara ?

Pemerintah telah menetapkan Hari Bela Negara pada tanggal 19 Desember. Tujuannya untuk meningkatkan semangat para warga negara untuk lebih mencintai negara kita.

Alasan kenapa Pemerintah menetapkan tanggal 19 adalah untuk mengenang peristiwa sejarah, sebab pada tanggal 19 Desember 1948, Belanda mengumumkan bahwa tidak adanya lagi Negara Indonesia pada Agresi Militer ke II.

Baca juga: Perbedaan ancaman militer dan non militer

Dasar hukum bela negara  

  1. Tap MPR No. VI Tahun 1973, tentang konsep Wawasan Nusantara dan Keamanan Nasional.
  2. Undang-Undang No. 29 tahun 1954, tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat.
  3. Undang-Undang No. 20 tahun 1982, tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI. Diubah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1988.
  4. Tap MPR No. VI Tahun 2000, tentang Pemisahan TNI dengan POLRI.
  5. Tap MPR No. VII Tahun 2000, tentang Peranan TNI dan POLRI.
  6. Amandemen UUD ’45 Pasal 30 ayat 1-5 dan pasal 27 ayat 3.
    • Pasal 27 ayat 3, berbunyi “Bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”
    • Pasal 30 ayat 1, berbunyi “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara”
  7. Undang-Undang No. 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.
  8. Undang-Undang No. 56 tahun 1999 tentang Rakyat Terlatih

Konsep bela negara

Dapat diartikan, terdapa dua konsep bela negara, yaitu fisik dan non fisik., diantaranya:

  • Konsep fisik bela negara adalah dengan mengangkat senjata dan ikut berperang melawan musuh.
  • Konsep non fisik bela negara adalah upaya kita dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan cara meningkatkan nasionalisme, diantaranya:
    • Kesadaran berbangsa dan bernegara
    • Menanamkan kecintaan terhadap tanah air
    • Berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara.

Baca : Perbedaan TNI dan Polri

Unsur Dasar Bela Negara

  • Mencintai Tanah Air Indonesia
  • Kesadaran Berbangsa dan bernegara
  • Meyakini Pancasila sebagai ideologi negara
  • Keinginan untuk berkorban bagi negara dan bangsa
  • Memiliki kemampuan awal bela negara

Makna bela negara

Jadi, makna bela negara berdasarkan pasal 27 ayat 3 UUD’45 adalah:

  • Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagaimana diamanatkan UUD ’45..
  • Melakukan pembelaan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan profesi atau bidang yang dikuasai.

Contoh Bela Negara

  • Melestarikan budaya-budaya yang ada di Indonesia
  • Belajar dengan rajin, khususnya untuk para pelajar dan generasi muda
  • Taat terhadap hukum dan aturan-aturan yang berlaku di negara kita
  • Mencintai produk-produk buatan dalam negeri

Baca juga: Hubungan IPTEK di era globalisasi

Nah teman, itulah penjelasan singkat tentang Apa yang dimaksud dengan bela negara, mohon koreksi jika aku salah. Terima kasih sudah membaca dan membagikannya.

Yuk tulis komentar kamu