in

NgakakNgakak TakutTakut SedihSedih SenangSenang KagetKaget KerenKeren

Bahaya Gawai untuk Anak Usia Dini dan Peran Orang tua

Bahaya Gawai untuk Anak Usia Dini dan Peran Orang tua
Bahaya Gawai untuk Anak Usia Dini dan Peran Orang tua

Bahaya gawai untuk anak usia dini dan peran orang tua. Jemari lincah menari di atas layar ponsel, pandangan fokus menatap layar, asik sendiri sampai lupa waktu karena bermain game. Beginilah jika anak-anak sudah lengket dengan gawai (gadget) kesayangan, betul? Tidak peduli dengan orang sekitar, bahkan ketika orang tua meminta pertolongan anak pasti malas untuk melakukannya!

Kalau berbicara tentang gadget, sebenarnya tidak hanya anak-anak saja, melainkan orang dewasa juga ternyata banyak yang kecanduan. Ketergantungan gadget ini dapat mengganggu perkembangan motorik dan juga mental, khususnya anak-anak. Menjadi anak yang fasih dan akrab dengan teknologi memang terlihat keren, tapi ternyata ada bahaya yang mengancam dibaliknya, apakah itu?

Daftar Isi

Pengaruh Gadget Pada Anak Usia Dini

Gadget tidak otomatis membuat pengguna menjadi lebih terampil, contohnya jika anak-anak mampu mengikat secara skill motorik halusnya belum tentu dia mampu trampil dalam menulis, secara emosional dia itu menjadi lebih tidak sabar, karena gadget secara tidak langsung juga mengajarkan anak-anak berfikirnya sangat instan dan tidak berproses.

Baca juga: Alasan rambut bayi tipis dan jarang

Asosiasi dokter anak Amerika bahkan merekomendasi untuk menjauhkan dari gadget, seperti ponsel ataupun televisi sampai usia 6 tahun. Karena sebetulnya bayi sejak lahir sampai 2 tahun memiliki otak yang masih plastis (brain plasticity). Pada usia itu merupakan waktu atau kesempatan untuk menstimulasi atau merangsang otak supaya optimal. Perkembangan bayi atau anak itu sebetulnya modalnya 2 (dua), yaitu bergerak dan berinteraksi. Jadi dua itu akan sangat berkurang atau akan hilang jika anak mengenal gadget di awal atau di usia dini mereka.

Bahaya Gawai untuk Anak Usia Dini dan Peran Orang tua
Bahaya Gawai untuk Anak Usia Dini dan Peran Orang tua

Kurangnya pengetahuan akhirnya membuat orang tua mengenalkan perangkat elektronik kepada anak-anak dengan tujuan yang tidak tepat. Banyak sekali orang tua jaman sekarang, menggunakan gadget dipakai untuk mendampingi anak supaya anak tidak berlari-lari, supaya tidak nakal, atau supaya tidak mengacak-ngacak. Sementara ini hal yang salah, karena memakai alat dengan tujuan yang salah, sehingga pada akhirnya anak sulit berinteraksi, sulit berbicara, sulit berinteraksi.

Baca juga: 6 cara membuat cerita untuk pemula

Agak susah menghadapi anak yang sudah kecanduan gadget, kalau sudah begini Orang tua harus memiliki strategi mengalihkan perhatian anak dari barang-barang elektronik dan juga atau ke arah sport dan olahraga supaya juga masa pergerakan badannya juga lebih bisa berkembang dengan baik.

Salah satu dampak negatif gadget:

  1. Obesitas (kegemukan) karena kurang gerak atau kebanyakan duduk
  2. Kurang bisa kontrol emosi
  3. Lebih cepat marah
  4. Fisiknya jadi rapuh.

Peran Orang tua sebagai contoh dalam mendirik

Aturan pembatasan gadget memang tidak bisa diterapkan secara instan, orang tua pun harus memberikan contoh dengan membatasi penggunaan perangkat elektronik bagi diri sendiri, hal ini harus dilakukan dengan konsisten, ajarkan pada anak, masih banyak hal seru lain yang dapat dilakukan selain menonton televisi bermain laptop game ponsel ataupun lainnya, jangan lupa jalin komunikasi harmonis dengan seluruh keluarga.

Ditulis oleh Ibu Muda

Semoga tulisan kami selalu bermanfaat dan terus menginspirasi semua orang...

Years Of MembershipContent Author

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi