in

SenangSenang KerenKeren NgakakNgakak SedihSedih

Cerita Anak: Akibat Menyontek

Cerita Anak: Akibat Menyontek
Cerita Anak: Akibat Menyontek

Cerita Anak: Akibat Menyontek. Silvia adalah seorang anak yang suka menyontek. Sebenarnya, sebelum PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), ia jujur dan tidak pernah menyontek.

Kegiatan PJJ memberikan celah bagi anak-anak untuk mudah menyontek. Silvia pun jadi sering menyontek. Ia sering copy paste jawaban dari internet, melihat catatan digital di Google Classroom, dan berbagai cara menyontek lainnya.

“Hari ini ulangan IPS mengenai sejarah kemerdekaan Indonesia, ya. Sudah siap, Anak-anak?” tanya Bu Guru di tatap muka daring.

“Siap, Bu!” seru semua siswa-siswi kelas 6A. Silvia juga sudah siap. Siap dengan contekannya.

“Baik, ulangan dimulai. Silakan buka Google Classroom dan kerjakan dengan jujur,” kata Bu Guru.

Saat ulangan, semuanya sangat mudah. Silvia meng-copy paste semua jawaban untuk uraian dan mencari di internet untuk pilihan ganda. Dalam lima menit, ia sudah sampai di nomor 22.

Beberapa saat kemudian, ada soal yang sulit bagi Silvia. Nomor 25. Sulit sekali! Saat searching alias menyontek, ia tidak menemukan jawabannya. Di internet tidak ada. Akhirnya ia mencoba bertanya kepada sahabatnya, Nilla.

“Nilla, bolehkah aku meminta jawabanmu untuk dua puluh lima?” tanya Silvia saat menelepon Nilla.

“Ehm, aku tahu sih, tetapi aku enggak mau kamu menyontek. Nanti dirimu sendiri enggak bisa. Lagipula, aku masih di nomor lima belas. Kamu cepat sekali,” kata Nilla.

“Ayolah! Tolong copy jawabanmu dan paste di chat kita, oke?” pinta Silvia.

“S-sepertinya nanti lagi, deh, aku mau fokus ulangan dulu,” jawab Nilla, mematikan telepon. Silvia kesal. Akhirnya ia mengosongkan jawaban dan mengirim saja.

Silvia heran, mengapa sahabatnya, Nilla, tidak mau berbagi jawaban. Nilla kan anak pandai, selalu rangking tiga besar di kelas. Ada apa ini?

Lalu, seminggu kemudian, Bu Guru mengumumkan hasil ulangan.

“Baik, nilai Nilla 100! Selamat, Nilla. Sudah lengkap, tanggal tepat, mengumpulkan dengan cepat. Lalu Jason 97, kurang teliti sedikit saja. Kayla 90, ada beberapa yang kurang lengkap, tetapi sudah bagus secara keseluruhan. Philip 89, kurang sedikit dari Kayla, ada beberapa kesalahan tanggal di uraian menulis tentang sejarah kemerdekaan secara singkat dan terlambat mengumpulkan karena ada masalah jaringan. Namun, tidak apa-apa kok, Bu Guru anggap tidak sengaja. Vinny 83, sepertinya lupa jawab lengkap di uraian dan juga pilihan ganda ada satu yang belum diisi.” Bu Guru membacakan nilai dan memberitahu koreksinya.

“Pasti nilaiku bagus, karena yang lain juga bagus,” gumam Silvia santai.

“Terakhir, Silvia, nilaimu nol,” kata Bu Guru. Silvia sangat terkejut.

“APA?! NOL?!” seru Silvia. Seketika mukanya memerah malu juga kaget.

“Ya, karena Bu Guru coba meng-copy jawabanmu dan paste di search internet, dan ternyata Bu Guru menemukan kamu copy paste dari internet alias MENYONTEK. Bu Guru juga dapat mengetahui apa yang kamu search di internet selama jam ulangan, dan Nilla melapor bahwa kamu meminta jawaban dari Nilla,” jawab Bu Guru.

“Huaaa, maafkan saya, Bu Guruuu! Iya Bu, saya salah. Saya minta maaf dan akan belajar sebaik-baiknya pada ulangan lain kali. Saya akan bertindak jujur, Bu,” tangis Silvia.

“Nasi sudah menjadi bubur, tetapi ….,” kata Bu Guru.

Silvia sangat takut tidak dimaafkan dan dikeluarkan dari sekolah.

“Tetapi, Bu Guru masak nasi lagi khusus untukmu. Hanya sekali, ya! Nanti Bu Guru lelah kalau memasak nasi kembali hanya untukmu,” tawa Bu Guru. Silvia tersenyum lebar.

“Terima kasih, Bu!” kata Silvia.

Sejak itu, Silvia belajar dengan rajin dan berhenti menyontek. Sekarang, nilainya bagus, tentunya dengan hasil sendiri.

TAMAT.

Baca:
Cerita Anak: Jadilah Orang Yang Bersyukur
Cerita Anak: Jadilah Orang Yang Jujur
Contoh Kalimat Anjuran
Teka teki Matematika bergambar sulit dan jawabannya

Bagaimana? Masih mau menyontek? Jangan ya teman-teman! Sudah membaca Cerita Anak: Akibat Menyontek, koreksi dan bagikan ya!

Kamu juga bisa mengirim tulisan seperti ini. Yuk, Buat Sekarang!

2 Komentar

Balas komentar

Yuk tulis komentar kamu