in

NgakakNgakak

Cerita Anak – Kelemahan Si Tomboy

Cerita Anak - Kelemahan Si Tomboy
Cerita Anak - Kelemahan Si Tomboy

Cerita Anak – Kelemahan Si Tomboy. Karin adalah anak perempuan yang sangat cantik, banyak yang menyukainya, sayangnya dia anak yang tomboy, jadi dia dekat dan sering bermain dengan anak laki-laki, sahabat baiknya adalah, Ahmad.

Suatu pagi, seperti biasa di hari libur ini, Karin selalu bangun kesiangan, yaitu, jam 09.00 AM. Saat itu juga, Karin langsung disuruh mandi oleh bundanya, setelah itu makan.

Pagi yang cerah, Karin memakai baju lengan pendek berwarna biru tua bergambar bintang-bintang, ia juga memakai celana panjang berwarna hitam pekat, sama dengan jam yang dia kenakan.

Karin juga memakai topi warna oranye dan menguncir rambut panjangnya. Selesai sudah, Karin pergi ke rumah Shofi, teman baiknya. Rumah Sofhi tidak jauh dari rumah Karin, hanya terhalang sekitar 10 rumah.

Baca juga: Dongeng Si Kabayan Ngala Tutut dan Artinya

Di rumah, Shofi sudah menyiapkan kejutan, untuk sahabatnya Karin, yaitu ulat yang menggelikan. Tetapi, saat diberikan kepada Karin, ia santai saja, Karin malah membawa pulang ulat tersebut.

“Karin, apa sih yang membuatmu takut?” tanya Shofi.

“Kamu mau tau aja,” jawab Karin polos.

“Tolong beri tau Rin!” pinta Shofi.

“Sorry ye… Udah ya aku mau ke rumah Ahmad,” jawab Karin ketus, dan langsung meninggalkan rumah Shofi.

“Ihh.. Karin menyebalkan,” gumam Shofi kesal. “Aku punya ide, kenapa aku tidak tanyakan pada Tante Risma saja? Beliau kan bundanya Karin,” lanjutnya, setelah Karin menjauh.

Karin tidak tahu, sebenarnya anak-anak perempuan di kelas, ingin merencanakan pembalasan kepadanya, karena ia sudah nakal dan jahil, seperti waktu itu, Karin meletakkan cacing di meja Rara, tikus di kolong meja Henny dan kecoa di tempat pensil Mey.

Shofi pun pergi ke rumah Karin, “Assalamu’alaikum.”

“Wa’alaikumsalam, eh Shofi, mau ketemu sama Karin? tetapi dia sedang tidak di rumah,” kataTante Risma.

“Enggak kok tante, Shofi cuma mau tanya sedikit.”

Mendengar itu Tante Risma mempersilahkan Shofi masuk. Lalu mereka berbincang sejenak. “Nah, apa yang mau kamu tanyakan Shofi?” tanya bunda.

“Begini tante. Tante tau kelemahannya Karin nggak?” Shofi balik tanya.

“Oh, memang kenapa kamu tanya soal itu?” Tante Risma balik bertanya. Shofi menjelaskan tentang kenakalan Karin di kelas, tapi bunda tidak boleh beritahu Karin tentang itu.

“Ohh… Kalau begitu, tante dukung usaha kalian, biar Karin kapok. Kelemahan Karin itu, ia takut dimarahi oleh Guru yang killer di sekolah, waktu itu, Karin pernah dimarahi, pipinya memerah, dan sikapnya berubah menjadi lembut,” jelas bunda.

“Oh gitu ya, terima kasih Tante,” ujar Shofi. Akhirnya rahasiamu terbongkar Karin… batin Shofi.

Baca juga: 2 Contoh perilaku Al Alim dalam kehidupan sehari-hari

Di sekolah, Shofi memberitahukan info itu kepada semua temannya, semua anak perempuan di kelas Karin merencanakan sesuatu. Mereka akan bekerja sama dengan Miss. Metta, guru killer yang ditakuti Karin. Miss. Metta pun menyetujuinya.

“Karin, kamu dipanggil Miss. Metta ke ruang perpus,” kata Rara. Karin langsung kaku, ia menjadi culun, tidak seperti biasanya. Rara mengajak Karin ke perpustakaan sekolah, sudah ada Miss. Metta bersama teman-teman lainnya. Karin sudah gugup saat masuk perpus, semua melihat wajahnya.

“Mungkin lain kali aku harus membawa kamera Shof,” bisik Mey cekikikan.

Miss. Metta menjelaskan bahwa Karin sering membuat gaduh di kelas, tindakan itu tidak baik, karena mengganggu proses belanjar mengajar guru di sekolah.

Baca juga: Apa Pengertian Belajar dan Pembelajaran?

Miss. Metta pun menyadarkan Karin dengan beberpa petuah, tidak hanya Karin anak-anak yang mendengar juga ikut tersadar dan sedih. Hampit 30 menit, tetapi itu waktu yang sangat berharga bagi Karin, dan tak akan pernah terlupakan.

Jadi yang bisa kita ambil adalah, semua orang punya kekurangan dan kelemahan masing-masing, walupun preman terkenal di dunia pun, punya kelemahan. Oke, sampai jumpa lagi di ceritaku yang lain.

Baca juga: Misteri Kucing Hitam

Terima kasih telah membaca Cerita Anak – Kelemahan Si Tomboy … Hihii hihihi😁😁

Kamu mau menulis cerita seperti ini juga? Tulis sekarang!

Yuk tulis komentar kamu