in ,

TakutTakut SedihSedih SenangSenang KagetKaget KerenKeren

Cerita Anak Keras Kepala Malas Membaca Buku

Cerita Anak Keras Kepala Malas Membaca Buku
Cerita Anak Keras Kepala Malas Membaca Buku

Cerita anak keras kepala malas membaca buku. Lama-lama Melly menjadi kesal. Sepulang sekolah, dia selalu merasa capek. Paling asyik, yang sering dia lakukan tentunya bermain HP, ditemani minuman dingin yang segar, sambil menonton acara tv kesukaannya.

Melly selalu merasa kesal, jika Mamanya selalu menyuruhnya membaca buku sambil makan buah. Melly sebenarnya suka buah, tapi, siang-siang begini enaknya minum-minuman dingin.

Larry, kakak laki-laki Melly, yang yang satu sekolah dengannya, sekaligus orang yang terkenal paling pandai pelajaran dan olahraga, mendekati Melly. “Eh, siang-siang jangan langsung minum minuman dingin. Nanti tubuh kamu bingung, gara-gara perubahan suhu yang cepat,” tegur Larry.

Baca juga: Cara mengingatkan teman yang salah

“Ha.. ha..” tawa Melly mendengar teguran Kakaknya, “Mana mungkin tubuhnya akan bingung? Tubuh kan bukan manusia.”

(Ini hanya perumpamaan tubuh jadi bingung ya! Pokoknya tidak baik siang-siang dengan cuaca panas terik, langsung minum yang dingin, mungkin sebelumnya kalian bisa minum air mineral yang tidak dingin.) 

Larry dengan kesal memandang adiknya yang keras kepala. “Lagi pula, kamu harusnya membaca buku! Biar mendapat banyak ilmu, oke?” Melly pun mematikan video yang ditontonnya, lalu menunjukkan wajah tidak senang ke arah kakaknya.

“Bagaimana jika kamu bertukar peran dengan orang-orang yang tidak mampu? Agar mereka bisa berkarya lewat gadgetmu itu dan membaca buku.” Sekarang, Larry merasa panas.

“Ha! Kakak juga mengakui, kan, gadget itu penting? Jangan urusin aku deh! Lagian, pasti semua orang, semiskin apapun, punya buku! Buku murah itu banyak! Jadi, kakak jangan khawatir!”

Teman-teman jangan ikuti sikap Melly yang belum berubah, ya!

Baca juga: Tips dan teknik membaca cepat

“Tapi di luar pulau Jawa, buku itu susah di dapat, bahkan mahal, Mel. Orang-orang lebih mengutamakan kebutuhan pokok, untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Jadi kamu harus peka!” Larry menjawab.

Tak ada jawaban. Melly fokus pada acara tv kesukaannya. Kakaknya pun pergi meninggalkannya.

Pesan Moral: Cerita Anak Keras Kepala Malas Membaca Buku
Bermain, menonton tv, dll, boleh dilakukan asal kita bisa membagi waktu untuk belajar. Kenapa membaca buku itu penting, karena buku yang bermanfaat akan menambah pengetahuan kita. Memang harus buku? tidak juga, membaca di internet dari sumber-sumber yang baik juga akan sama manfaatnya.

Ditulis oleh Belva

Instagram: @lituhayu_art
You can call me Belva

Love to write and design things

Story MakerYears Of MembershipEmoji AddictContent Author

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi