in

Cerita Anak – Serunya Memasak

Cerita Anak - Serunya Memasak
Cerita Anak - Serunya Memasak

Serunya Memasak. Hai, namaku Nisa. Umurku 12 tahun. Hari ini hari Sabtu. “Hoahmm” ucapku ketika bangun tidur. Walaupun libur aku tetap bangun pagi agar bisa lari pagi dan menyerap Vitamin D dari Matahari.

Siangnya… “Nisa, mau ikut bunda gak ?” ajak bunda. “Mau kemana ?” Tanyaku. “Ada deh,” jawabnya. “Oke, aku ikut.”

20 menit perjalanan… aku tiba di sebuah… eemm… toko buku. Bunda berjalan menuju ke bagian buku masakan, aku mengikutinya. Yap, tak lain lagi, bunda membeli buku tentang resep masakan.

“Bun, aku mau ini” ucapku sambil membawa sebuah buku. “Boleh,” jawabnya.

Setelah membayar di kasir, kami pergi lagi ke toko bahan kue. Bunda mengambil bahan sambil sesekali melihat buku resepnya. “Tampaknya bunda ingin membuat sesuatu” pikirku, “Bunda mau buat apa?” tanyaku terus terang.

“Oh, bunda mau bikin ini,” jawabanya sambil menunjuk pada suatu tulisan di dalam bukunya. “Ha, yeey,” ucapku riang, tetapi tidak teriak. Karena masih di dalam toko.

Mau tau bunda mau bikin apa? … mau tau aja atau mau tau banget… baca terus keseruan kami ya.

Sesampainya dirumah…

Bunda berjalan menuju tempat penyimpanan bahan kue. “Nisa, tolong simpen buku ini ya,” kata bunda sambil menyodorkan plastik. “Oke,” jawabku.

“Bun, kita jadi bikin kuenyakan?” Tanyaku memastikan. “Jadi, tapi besok aja ya”. “Kenapa?” Tanyaku panasaram. “Sekarang bunda mau beres-beres dulu”. “Yaah,” ucapku murung.

Aku berjalan menuju sofa di depan TV, ingin menonton acara favoritku, kebetulan sebentar lagi akan dimulai. Aku nonton dulu ya.

60 menit kemudian… acara ditelevisi itu selesai. Karena sudah hampir malam, aku masuk ke kamar untuk mengerjakan PR (Pekerjaan Rumah). Karena ada yang sulit, aku membawa PR-ku ke kamar bunda.

Bunda tidak ada… Aku bertanya pada Ayah, dia tidak tahu. Akupun coba bertanya ke kak Aalsa, diapun sama gak tau. Akhirnya aku putus asa dan lebih memilih mengerjakan soal lain terlebih dahulu.

Tok…tok…tok…

”Aku yang buka pintu ya,” teriakku. Rupanya bunda, tadi bunda pergi kewarung dulu membeli bahan masakan untuk malam ini. Aku cepat-cepat mengambil buku PR-ku di kamar. “Bun, ini gimana?” Tanyaku. “Oh, ini begini terus begitu ya,” jawab bunda menjelaskan kepadaku. “Oh oke, mudah!” Kataku.

Jam menunjukkan pukul 21.30, sudah malam nih aku tidur dulu ya. Bye…

Kesokan harinya…

Teet… teet… Alam dari jam wekerku berbunyi. Pukul 07.00 aku segera mandi dan sarapan. Sesudah makan, kak Aalsa mencuci piring dan membereskan meja makan karena sekarang giliran dia. Aku sudah mendapat giliran minggu lalu, minggu depan giliran bunda.

“Bun, jadi kan bikinnya” tanyaku menagih janji bunda kemarin sore. “Iya, nanti sore sabar,” kata bunda. Menjelang sorenya aku segera menagih janji bunda lagi. Lalu kami pergi ke dapur dan memakai celemek masing-masing.

Setelah semua bahan dipersiapkan, aku segera membantu dengan mengaduk bahan-bahan menggunakan sendok. Setelah jadi, bunda memasukkannya ke dalam loyang. Oh iya, hampir lupa… kami akan membuat triple chocolate pudding.

Sambil menunggu bunda mengaduk. Aku membuat fla-nya. 45 menit kemudian, pudding itu jadi tetapi masih harus didinginkan di dalam kulkas, biar maknyus. Aku menunggu dengan menonton TV. “Pliss cepetan,” gumamku dalam hati.

1 jam kemudian… Pudding itu sudah benar-benar jadi. Bunda menyajikannya di atas meja dengan Fla dan buah buahan segar. “Wiih, udah kayak direstoran aja nih,” puji kak salsa. “Kita coba ya,” kataku. “Emm, enak,” kataku, “iyanih, bun kapan-kapan bikin lagi ya?” Bunda hanya mengacungkan jempol, tanda setuju.

Tok…tok… ”Ayah pulang,” ucap Ayah dari luar rumah. “Ayo makan yah,” kata kak Aalsa. “Makan apa? Di piringnya juga gak ada apa-apa,” kata ayah sambil tertawa kecil. “Oh iya,” ujar kak Salsa. Kak salsa lupa kalau puddingnya sudah habis, saking nikmatnya. Byeeee…

Baca:
Pantun tentang Corona
Apa manfaat kita makan buah?
Puisi tentang rindu sekolah

Nah teman, itulah sekilas keseruanku dalam mengisi kegiatan belajar di rumah. Bagaimana murut kalian cerita buatanku yang berjudul Serunya Memasak ini? Silakan koreksi cerita buatanku ini dan terima kasih sudah membagikannya.

Kamu juga bisa mengirim tulisan seperti ini. Yuk, Buat Sekarang!

Yuk tulis komentar kamu