in

SenangSenang KerenKeren

Cerita motivasi singkat padat dan jelas

Cerita motivasi singkat padat dan jelas
Cerita motivasi singkat padat dan jelas

Cerita motivasi singkat padat dan jelas. Telah dibagi 4 kelompok dengan 4 ketua kelompok untuk mengerjakan tugas LHO (Laporan hasil observasi). Ada anak yang berani mengajukan diri ada juga yang dipilih oleh masing-masing anggota berdasarkan hasil pemilihan.

Tidak hanya menyusun laporan saja, tetapi mereka juga diharuskan menjelaskan hasilnya di depan kelas apa yang telah mereka kerjakan. Ketua kelompok yang terpilih diminta untuk memimpin dan menentukan apa yang akan mereka teliti.

Baca juga: Petualangan Si Ikan Manis

Dalam memilih tema, pemimpin yang baik selalu menerima masukkan dari anggota kelompoknya, tanpa harus memaksakan kehendak. Seperti kelompok 1 yang dipimpin oleh Rendi, ketua kelas di kelas itu.

Tetapi ada yang lucu, Ridwan ketua kelompok 3, dia mengajukan diri menjadi ketua, dan dia juga memaksakan diri untuk meneliti tentang sebuah mesin tepung milik keluarganya. Pemikirannya sih masuk akal karena dia pemiliknya jadi mudah untuk menelitinya.

Cerita motivasi singkat padat dan jelas
Cerita motivasi singkat padat dan jelas

Tapi sayangnya, Ridwan tidak mengerti soal mesin, dia juga malas mencari sumber-sumber informasi dan referensi dari internet yang sudah jelas banyak beredar.

Jadwal pengumpulan hari Senin. Mereka semua mulai kerja kelompok hari Sabtu dan Minggu karena memang sekolah libur. Rendi yang memimpin kelompok satu mendapatkan hasil musyawarah dengan anggotanya adalah LHO tentang kucing, tentunya lebih mudah, karena kucing banyak di mana-mana, selain itu hampir semua anggotanya menyukai dan mempunyai kucing.

Kerja kelompok dimulai, semua anak-anak SMP itu mulai berkumpul di rumah masing-masing ketua, termasuk Rindwan yang saat itu kebingungan, selain mesin tepung yang tidak bisa mereka teliti ternyata mesinyya juga rusak, jadi mereka hanya menduga-duga saja hasil kerjaanya.

Rendi dan ketua kelompok lainnya bekerja dengan penuh hati-hati dan melibatkan orang yang lebih dewasa dan berpengalaman untuk membantu menganalisa tugasnya, ini terdengar tidak adil, sementara Ridwan hanya mengandalkan pemikirannya sendiri, tetapi justru ini yang salah.

Rendi bisa mendapatkan hasil yang akurat, karena banyak yang membantu, dan banyak masukkan untuk menjelaskan di depan kelas. Hasilnya juga bagus, jadi ketika diminta menjelaskan Rendi dan ketua kelompok yang lain siap karena bahannya jelas dan lengkap.

Baca juga: Teks LHO tentang kucing

Rendi tidak mau merasa dia pintar, walau memang dia selalu langganan juara satu di kelas. Dia membagi tugas masing-masing anggota, dan memberikan motivasi sebisanya agar mereka bisa bekerja dengan baik dan seru, sehingga semuanya mengerti dan tidak ada yang dianak tirikan, semua sama dan pintar bersama.

Kesimpulan cerpen:

Merasa pintar itu akan membuat kita jadi bodoh dan soktahu, lebih baik mengamalkan ilmu padi, semakin berisi semakin menunduk. Bukan seperti Ridwan yang mengamalkan ilmu tong, tong kosong nyaring bunyinya, merasa dia kaya, maka semakin nyaring bunyinya.

Tim adalah bagian dari anggota, jika anggotanya lemah, maka timnya juga lemah, seorang pemimpin atau ketua harus berani membela dan menjadikan tim yang solid. JIka diibaratkan kapur, tim Riwan adalah kapur yang patah-patah buka yang masih utuh.

Maaf jika ada salah ketik atau kurang jelas, aku mau kok di kritisi, silahkan tulis di kolom komentar. 🙂 

-Tamat- Cerita motivasi singkat padat dan jelas