Cerita pendek anak Islami - Ustadzah Cilik
Cerita pendek anak Islami - Ustadzah Cilik
in

Cerita pendek anak Islami – Ustadzah Cilik

Cerita pendek anak Islami – Ustadzah Cilik. Rani tidak pernah merasa sombong walau hafalan surat Al Qu’ran paling banyak diantara teman yang lainnya. Sering membantu dan berbagi tips cara cepat menghafal Al Qu’ran.

“Awal saya belajar menghafal, satu hari satu ayat bahkan sering lupa,” jelasnya kepada teman-teman ketika sedan duduk-duduk di depan masjid selepas belajar agama pada sore hari.

Cerita pendek anak Islami - Ustadzah Cilik


Cerita pendek anak Islami – Ustadzah Cilik | Source: google image

Semua teman-teman memanggilnya Ustadzah cilik, karena Ustadz Abdul Somad yang mengajar ngaji di masjid itu menyampaikan bahwa, diantara anak-anak yang belajar mengaji, Rani adalah yang paling cepat mengerti dan memahaminya.

Setiap hari libur sekalipun, Rani tidak pernah lupa untuk mengerjakan sholat sunnah, seperti sholat dhuha yang dilaksanakan sebelum jam 9.00 WIB pagi. Dia juga jarang sekali absen melaksanakan puasa Senin Kamis.

Baca juga: Cerpen persahabatan SMP

“Selain bisa mengirit uang jajan, aku juga bisa menyisihkan uang untuk keperluan yang lain,” ucapnya ketika dia ditanya kenapa selalu melaksanakan puas sunnah. Sebetulnya temannya juga tahu tidak hanya itu manfaat dari puasa sunnah, cuma memang gaya bicara Rani yang seakan tidak ingin menyombongkan diri.

Banyak anak-anak yang menyukai tingkah dan lakunya, tidak sedikit juga yang mencohnya, mulai dari gaya berkerudung, sampai gaya jalannya yang khas.

Rani juga salah satu anak yang tidak pernah absen dari rangking 1, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 SD. Banyak diantara mereka yang kebingungan, kenapa Rani bisa?

Dia bermain bersama, belajar bersama, tetapi tidak pernah menunjukkan diri bahwa dia adalah orang yang paling pintar.

“Dengarkan apa yang guru sampaikan, tulis yang penting, dan rangkum setiap hari pelajaran dengan bahasa kamu sendiri,” itu yang selalu jawab ketika ditanya tips tentang rahasia suksesnya meraih ranking 1 di kelas.

Aktif pada setiap acara sekolah, juga gemar mengajar anak-anak yang kurang mampu di sekitar rumahnya. Jika dilihat dari aktivitasnya, kapan Rani belajar?

“Saya belajar setiap hari sebelum tidur 30 menit dan 1 jam sebelum sholat subuh,” itu jawabnya ketika teman-temannya bertanya.

Bisa dikatakan juga berkat Rani mesjid sekolah jadi ramai, bukan ramai bermain, tetapi ramai orang beribadah.

Siapa kah Rani ? lanjut gak ceritanya?

-Tamat- Cerita pendek anak Islami

Ayo Vote! Biar makin trending.

70 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Ditulis oleh Anak Pesantren

I Love Writer. Cerita dari anak pesantren yang sedang belajar jadi penulis

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi

Contoh budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari

Contoh budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari

Cerita anak islami sebelum tidur tentang Adab Makan dan Minum

Cerita anak islami sebelum tidur tentang Berubah Jadi Angkuh