in

Cerita Pendek Kanak Kanak – Tentang Hewan

Cerita Pendek Kanak Kanak - Tentang Hewan
Cerita Pendek Kanak Kanak - Tentang Hewan

Cerita Pendek Kanak Kanak – Keledai dan Kuda. Disebuah desa nan jauh di sana, hiduplah seekor keledai yang suka iri hati. Setiap hari dia bekerja dengan keras, membawa sayuran dari ladang, membawa air untuk tanaman, bahkan harus membawa gerobak yang berisi banyak sekali sayuran ke pasar untuk dijual. Hampir tidak ada liburnya, bahkan setiap kali pemiliknya tidak panen atau tidak ke ladang, keledai itu disewakan ke petani yang lain dengan tugas yang sama.

Cerita Pendek Kanak Kanak - Tentang Hewan
Cerita Pendek Kanak Kanak – Tentang Hewan

Dia melihat enaknya menjadi seekor kuda, tiap hari kandannya dibersihkan, dimandikan, bahkan kerjaanya hanya membawa patani untuk memeriksa sayuran di ladang. Kuda membawa beban setengak dari berat dan ukuran badannya, sedangkan keledai menarik beban yang jauh lebih berat dari badannya.

Baca juga: Petualangan ke negeri impian berhadiah susu

Distulah letak rasa itu timbul, mau makan pun sudah disiapkan oleh petani, pokoknya dia merasakan bahwa hidup menjadi seekor kuda itu lebih menyenagkan. Suatu ketika dia menangis dan berdo’a kepada Tuhan untuk menukarkan dirinya menjadi sekor kuda. Tuhan yang mendengar rintihan hati keledaipun mengabulkan apa yang dia minta.

Betapa bahadianya dia menjadi kuda, sedangkan keledai yang awalnya menjadi kuda dia lebih bahagia karena dia merasa jenuh dengan kebiasaanya yang hanya tidur dan makan. Tidak selesai sampai disana, beberapa hari kemudian ada berita bahwa desa itu akan di serang oleh perampok, semua warga yang memiliki kuda harus ikut berperang dengan persenjataan lengkap.

Nasib baik datang kepada keledai itu, bahwa keledai tidak diikutkan untuk berperang, karena selain larinya lambat, juga tidak akan mampu ditunggangi dengan beban yang berat. Akhirnya hari itupun tiba, perang pun tidak bisa dibendung lagi, karena perampok tidak mau mengalah, akhirnya kuda harus ikut berperang membawa petani.

Baca juga: Cerita lucu murid aneh

Kuda itu mati karena tertembak oleh perampok, sedangkan petani tidak apa-apa hanya luka akibat terjatuh dari kuda. Peperangan itu dimenangkan oleh petani, sedangkan perampok itu lari terbirit-birit karena kalah banyak dengan warga desa itu.

Pesan moral cerita: Kita semua baik yang sudah dewasa maupun kanak kakan sering melihat orang lain lebih baik dari kita, padahal orang lain justru malah berpikir bahwa nasib kita itu lebih baik, jadi diri sendiri yang bisa membahagiakan orang tua kita dan orang di sekitar kita.

Ayo Vote! Biar makin trending.

77 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi

Contoh Huruf Kapital Sesuai Kaidah EYD Yang Baik dan Benar

Contoh Huruf Kapital Sesuai Kaidah EYD Yang Baik dan Benar

Faedah belajar secara berkumpulan

Faedah belajar secara berkumpulan