in

NgakakNgakak TakutTakut SedihSedih SenangSenang KagetKaget KerenKeren

Cerita si Kancil

Cerita si Kancil
Cerita si Kancil

Cerita si Kancil terbaru. Kancil adalah nama hewan yang sangat populer dalam dongeng anak. Banyak orang tua yang menceritakan atau menjadikan kancil sebagai dongeng anak sebelum tidur.

Selain kancil ada juga hewan lain seperti buaya, kura-kura, siput, gajah, dll sebagai lawan dari karakter kancil cenderung licik.

Pada artikel ini penulis cilik akan memberikan beberapa contoh cerita kancil yang sudah banyak beredar di masyarakat.

Cerita si Kancil dan kebodohan Anjing

Berikut ini adalah rangkuman cerita kancil, kalian bisa koreksi aku jika salah, karena aku juga masih belajar. Judul ceritaku ini adalah cerita si kancil mencuri timun.

Baca juga: cerita si kancil dan buaya

Suatu hari kancil berjalan-jalan cukup jauh untuk mencari makan. Tanpa sadar dia memasuki sebuah ladang milik manusia. Awalnya kancil berniat untuk segera pergi dari sana, karena ia khawatir jika ada manusia yang melihatnya.

Ketika dia melihat ke sekeliling ladang, ia tahu bahwa ladang itu adalah ladang mentimun, makanan kesukaan kancil. Kancil pun mengurungkan niatnya untuk pergi, karena tidak bisa menahan keinginannya untuk mencicipi mentimun, “aku hanya ingin memakan sedikit saja,” kata kancil dalam hati.

Timun itu sangat segar dan besar-besar, sehingga kancil tanpa sadar telah menghabiskan banyak sekali, karena sudah kenyang diapun lantas pergi meninggalkan ladang.

Baca juga: Dongeng si kancil dan harimau

Pak tani datang, melihat lahannya berantakan langsung marah-marah, padahal ladang itu sudah siap dipanen, banyak batang-batang pohon mentimun yang roboh dan patah.

Hari berikutnya, kancil datang lagi ke ladang Pak Tani, tujuannya adalah ingin meminta maaf, karena terlalu banyak mentimun yang sudah dia makan. Begitu sampai di ladang, kancil menghampiri orang-orangan sawah, ia mengira itu Pak Tani, “Pak, maaf saya sudah merusak ladang dan menghabiskan mentimun,” jelasnya.

Tapi, tidak ada respon, akhirnya kancil menjulurkan kaki bagian depannya, tujuannya adalah untuk memastikan bahwa Pak Tani tidak apa-apa. Sayang sungguh sayang, orang-orangan sawah itu sudah dilimuri dengan getah nangka.

Kancil yang malang itu, kakinya lengket dan menempel, sampai akhirnya orang-orangan sawah itu jatuh menimpa badan kancil sampai tidak bisa bergerak.

Pak Tani yang tiba di ladang langsung mengikat kancil dan membawanya pulang, “Hari ini aku bisa makan enak,” ucapnya menakuti kancil. Sesampainya di rumah, dia dikurung, kemudian dijaga seekor anjing.

Naluri kepintaran kancil dan kelicikannya muncul, “Kamu tahu tidak kenapa aku dikurung di sini,” tanya kancil ke anjing penjaga itu.

“Kamu akan dimasak untuk makan malam Pak Tani,” jawabnya.

“Kamu salah kawanku, justru aku akan dijadikan penjaga kebun dan diberikan makan setiap hari, berbeda dengan kamu yang hanya duduk di sini kemudian jarang diberikan makan,” tegas kancil, “Oia kamu mau gak bertukar dengan ku, karena aku tidak mau, aku ingin menjadi hewan yang bebas.”

Merasa tergiur dengan tawaran kancil, anjing itu lantas membantu melepaskan kancil dan anjing itu masuk ke dalam kurungan itu. Kancil pun bebas dan pergi entah kemana.

Sore hari pun tiba, Pak Tani sudah mengasah golok untuk memotong kancil, ketika sampai ke bagian belakang rumahnya, ternyata kancil tidak ada, dan hanya ada anjing di dalam kurungan itu.

Betapa marahnya Pak Tani, sampai akhirnya anjing itu dihukum tidak diberikan makan malam. Anjing itu pun merasa kesal dan marah kepada kancil yang sudah membodohinya.

Baca juga: akhir cerita si kancil dan buaya

Pesan moral: Teman, jika kamu mendapatkan tugas, baik dari sekolah atau orang tua, kerjakan tanggung jawabmu, jangan mudah menyerah, karena jika kamu menyerah maka kamu tidak akan bisa merasakan hasilnya.

Terima kasih sudah membaca Cerita si Kancil ini dan membagikannya. Koreksi ya, karena aku juga masih belajar.

Enthusiast

Ditulis oleh Kinari Oza

Years Of MembershipContent Author

Yuk tulis komentar kamu