in

Ciri kebahasaan cerpen, jelaskan!

ciri kebahasaan cerpen
ciri kebahasaan cerpen

Sebutkan ciri kebahasaan cerpen! Ini pelajasan kelas 11, materi Bahasa Indonesia, Sekolah Menengah Atas (SMA).

Stilistik atau gaya bahasa dalam suatu karya sastra memang bisa menjadi daya tarik atau magnet tersendiri bagi pembaca.

Penggunaan bahasa yang tepat dan menarik bisa menjadi bentuk retorik yang mampu mempengaruhi pembaca.

Ciri kebahasaan cerpen

Ciri-ciri kebahasaan teks cerpen dapat menjadi pembeda dengan teks lainnya, diantaranya:

Kosakata

Pemilihan kata tepat (diksi) sangat penting menjadi tolak ukur kualitas suatu cerpen, sehingga bisa membentuk bacaan dengan gaya bahasa yang enak dibaca dan pesan penulis juga mudah disampaikan.

Gaya bahasa

Fungsi gaya bahasa seperti yang sudah disinggung di atas, untuk bisa menarik pembaca agar menyelesaikan semua bacaanya, dengan menimbulkan makna konotasi, biasanya membandingkan sesuatu seperti penggunaan majas, dll.

Kalimat deskriptif

Suatu kalimat yang menggambarkan suasana di dalam cerita, sehingga tergambar jelas keadaan atau peristiwa yang dimaksud pembaca.

Bahasa tidak baku dan tidak formal.

Penggunaan bahasa yang tidak formal, sebab cerita pendek (Cerpen) umumnya menceritakan kisah pada kehidupan sehari-hari, sehingga terasa lebih naturan dan nyata.

Nah sobat penulis cilik, jadi ciri kebahasaan cerpen fungsinya untuk meningkatkan daya tarik bagi para pembaca untuk menyelesaikan semuanya dan menunggu karya selanjutnya.

Baca:
Contoh cerita legenda
Cerita rakyat Jawa Barat
Dongeng basa sunda

Terima kasih sudah membaca dan membagikannya, koreksi jika aku salah.

Yuk tulis komentar kamu