in

Contoh wawancara bahasa sunda (Teks Pertanyaan dan Jawaban)

Contoh wawancara bahasa sunda (Teks Pertanyaan dan Jawaban)
Contoh wawancara bahasa sunda (Teks Pertanyaan dan Jawaban)

Contoh wawancara bahasa sunda (Pertanyaan dan Jawaban). Wawancara atau yang sering kita dengar dengan istilah intervew adalah untuk menggali informasi dari narasumber.

Nara sumber ada banyak, siapapun bisa menjadi narasumber, termasuk kamu sendiri atau teman sebangku. Pada contoh wawancara bahasa sunda kali ini kita akan mewawancara pedagang.

Bahasa yang akan aku gunakan adalah bahasa sunda lemes, sehingga tidak akan menyinggung orang lain, bahkan kamu akan mendapatkan pujian darinya, hehe.

Baca juga: Contoh biatara bahasa sunda

Contoh wawancara bahasa sunda

Dalam melakukan wawancara, tentunya kamu harus bersikap sopan juga santun, sehingga narasumber merasa nyaman dan memberikan informasi sebenar-benarnya. Berikut ini adalah Contoh teks pertanyaan dan jawaban dalam wawancara bahasa sunda dan artinya dalam bahasa Indonesia:

Kamu : Assalamualaikum, Punten saha namina? Artinya Assalamualaikum, Mohon maaf siapa namanya
Pedagang : Waalaikumsalam, abdi Ridwan Neng, bade aya naonnya? Artinya Waalaikumsalam, saya Ridwan, ada apa ya?

Kamu : Punten Pa, bade ngaganggu sakedap, kumaha tiasa abdi nyuhunkeun waktos na sakedap, abdi bade aya nu ditaroskeun? Artinya Maaf Pak, mau mengganggu sebentar, apakah saya bisa meminta waktunya sebentar, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan?
Pedagang : Sumuhun, mangga Neng, bade naroskeun naon nya? Artinya Iya, silahkan, mau bertanya masalah apa ya?

Kamu : Nepangkeun, abdi Keona, Ieu pa abdi bade tumaros perkawis warung sareng anusanesna. Artinya Perkenalkan, saya Keona, saya mau bertanya tentang warung dan hal lainnya.
Pedagang : Sumuhun, sok mangga atuh?. Artinya Iya, silahkan.

Baca juga: Ciri ciri dongeng bahasa sunda

Kamu : Minyak sareng cengek teh ayeuna kapan langki, ayena sabara pangaosna? Artinya Minyak dan cabai sekarang ini kan langka, sekarang ini berapa harganya?
Pedagang : Aduh Neng, sumuhun pisan, ayeuna teh pangaosna awis pisan, minyak sakilo wae 100 rebu, komo deui cengek, pangaosna langkung ti 120 rebu sakilona. Artinya Neng, benar sekali, sekarang ini harga sangat tinggi, minyak 1kg Rp. 100.000,- apa lagi cabai harganya lebih dari Rp. 120.000,- per kilogramnya.

Kamu : Naha kunaon Pa, geuning pangaos na meuni janten awis? Artinya Memangnya kenapa Pak, kok harganya bisa mahal?
Pedagang : Anu ngabutuhkeun seueur pisan, tapi barangna langki, upami cengek kan nuju usum hujan, janten seueur patani anu gagal panen, upami minyak langki barangna. Artinya Yang membutuhkan banyak, tetapi barangnya langka, jika cabai kan sekarang ini musim hujan, jadi banyak petani yang gagal panennya, sedangkan minyak barangnya langka.

Kamu : Upami kitu, hatur nuhun pisan parantos dibantos, iyeu teh kanggo tugas sakola abdi. Artinya Jika seperti itu, saya ucapkan terima kasih sudah dibantu, ini adalah tugas sekolah saya.
Pedagang : Sami-sami, mugia engke Neng janten jalmi. Artinya Sama-sama, semoga nanti kamu jadi orang hebat.

Baca juga: Dongeng si Kabayan ngala Nagka

Teks wawancara ini dapat kamu kembangkan, misalnya ingin melakukan wawancara dengan dokter, tenaga kebersihan, dengan petani, dengan pedagang mie ayam, dengan teman sebangku tentang hobi, dll.

Itulah Teks pertanyaan dan jawaban juga artinya dalam Contoh wawancara bahasa sunda, mohon koreksi jika aku salah ya, Terima kasih sudah membaca dan membagikannya.

Contributor

Ditulis oleh Keona Faneta

Dengan menulis aku bisa menuangkan rasa gundah yang selama ini aku pendam, dengan menulis juga aku belajar merangkai kata.

Years Of MembershipContent AuthorQuiz Maker

Yuk tulis komentar kamu