in , ,

Lanjutan cerita: Dengan tergesa Meza menuju perpustakaan sekolahnya

Lanjutan cerita: Dengan tergesa Meza menuju perpustakaan sekolahnya
Lanjutan cerita: Dengan tergesa Meza menuju perpustakaan sekolahnya

Paling seru jika mendapatkan solan melanjutkan cerita, entah kenapa ya, aku merasa bisa menentukan nasib aktornya.

Walau sembarangan, tetapi tetap aku ingin yang terbaik untuk aktor ceritaku. Aku tidak jago mengarang tetapi aku suka dengan karang mengarang cerita.

Beberapa teman website penulis cilik juga banyak yang mencoba memberikan tips cara awal menulis cerita, bahkan ada yang memberikan tips mengatasi kehilangan ide ketika menulis, dll

Dengan tergesa Meza menuju perpustakaan sekolahnya

Orientasi

Cerita: Dengan tergesa Meza menuju perpustakaan sekolahnya, Tugas dari guru Bahasa Indonesia harus dikumpulkan siang nanti jam ke 7. Padahal dia belum membaca sama sekali buku biografi yang ditegaskan. Perpustakaan masih sepi ketika Meza memasuki perpustakaan.

Lanjutan cerita: 

Semangat untuk mengerjakan PR sangat kuat, dia tidak ingin mencontek temannya atau mengarang bebas. Sebelum dia menuju rak yang berisi buku biografi semua, entah kenapa tatapannya pada cover buku sosok pahlawan Indonesia bernama Bung Tomo yang tergeletak di atas meja baca.

Komplikasi

Cerita: Dengan cepat diambilnya dua buah buku biografi yang sudah ada di meja baca. Buku itu nampak sedikit lusuh. Dia membaca buku tentang biografi Bung Tomo. pada halaman ke 10 ditarik Bung Tomo diajak berjalan-jalan menyaksikan perjuangan 10 November 1945.

Lanjutan cerita : 

Bung Tomo yang memiliki semangat juang tinggi itu, menunjukkan bagaimana dia memberikan semangat ketika melihat pasukan belanda memasang bendera negaranya. “Rebut bendera itu!” begitu lantangnya, menyemangati para penjuang untuk segera merebutnya. Meza pun ikut membantu menyaksikan bagaimana Bung Tomo dan pejuang membela keutuhan negara kita.

Resolusi

Berikut ini lanjutan resolusinya:

“Meza, bangun! sebentar lagi bel masuk berbunyi,” suara itu terdengar samar-samar tetapi mampu membuatnya sadar akan tugas yang belum selesai. “Hah, aduh, maaf. Saya tertidur ketika mengerjakan tugas,” jawabnya. Petugas perpusta itu hanya tersenyum melihat Meza, “sudah selesai?” pertanyaan itu justru mengingatkan jelas kejadian dimimpinya tadi, dia mengangguk dan merasa yakin dapat menyelesaikan tugas itu.

Baca juga: Perbedaan Buku Biografi dan Buku Autobiografi

Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat. Seperti biasa tolong dikoreksi yah!

Contributor

Ditulis oleh Ulfa DJ

Hellooo

Years Of MembershipContent AuthorQuiz Maker

Yuk tulis komentar kamu