in

SedihSedih SenangSenang KerenKeren

Dongeng Anak, Ekor Panjang Cimi

Dongeng Anak, Ekor Panjang Cimi
Dongeng Anak, Ekor Panjang Cimi

Dongeng Anak, Ekor Panjang Cimi. Pada zaman dahulu, di sebuah hutan terdapat banyak sekali hewan-hewan yang sedang bermain, seperti kelinci, monyet, rubah, dan tupai. Salah satu kelinci bernama Cimi. Ia kelinci yang sangat periang dan pemberani.

Suatu hari, ia sedang bermain dengan tupai dan monyet. Lalu, Cimi berkata, “Hai monyet! Hai tupai! Ekor kalian bagus, ya!”

“Hi, Cimi,” jawab mereka serempak.

“Hm, Aku iri sekali dengan kalian, aku juga ingin mempunyai ekor yang panjan,” ucap Cimi sedih.

Teman-temannya hanya terdiam tidak memberikan respon, karena semuanya tahu bahwa itu tidak mungkin. Akhirnya Cimi berpamitan untuk pulang ke rumah.

Sampai di rumah, Cimi berkata kepada ibunya. “Ibu, boleh tidak ekorku dipanjangkan?”

Ibu Cimi menjawab, “Bukankah ekor mungilmu lucu? Kenapa harus dipanjangkan?” Cimi pun sedih mendengar jawaban ibu.

Keesokan harinya, sepulang bermain, tiba-tiba terpikir di benak Cimi untuk pergi ke klinik bu Zizi, si kucing. Cimi meminta bu Zizi membuatkan ekor palsu yang panjang untuk Cimi.

Bu Zizi mulai menggambar pola untuk ekor yang cocok dengan Cimi, dengan kesabaran dank keahlian yang luar biasa, akhirnya bu Zizi berhasil membuatkan ekor untuk Cimi. Melihat hasilnya, Cimi kagum dengan ekor barunya, walaupun hanya ekor palsu.

Baca juga: Cara Menggambar Kelinci yang Bagus dari Angka Makan Wortel

Merasa mahagia dengan ekor barunya, Cimi bermain dengan para monyet yang sama-sama ber-ekor panjang. Awalnya, ia sangat senang, tetapi, Cimi tersedak saat memakan pisang. Cimi mengeluh “Aduh, aku tersedak…”.

Kemudian, Cimi bermain dengan para tupai. Tapi, Cimi terjatuh dari pohon saat bermain di atas batang pohon. Cimi berteriak “AWW… Sakiiit”. Cimi pun kembali ke rumahnya karena seluruh badannya sakit.

Di perjalanan pulang, ia bertemu serigala. Serigala berkata dengan tatapan sinis, “Hai kelinci manis? Kenapa kamu tidak bermain denganku? Kan ekor kita sama-sama panjang!”

Cimi berlari sekuat tenaga, tetapi, ia tersandung dengan ekor panjangnya. Ia berusaha berlari, sayangnya, ekor palsu dan sebagian ekor asli Cimi tergigit oleh serigala, beruntung Cimi masih bisa melepaskan diri.

Saat sampai rumah, Cimi langsung mengunci pintu. Cimi menceritakan semuanya kepada ibu. “Ibu, tadi Cimi pergi ke klinik bu Zizi untuk mendapatkan ekor baru. Setelah itu Cimi bermain dengan monyet dan tupai. Saat pulang, Cimi dikejar serigala dan ekor palsu dan sebagian ekor asli cimi digigit Serigala…” Ibu tersenyum kepada Cimi.

“Tidak apa-apa Cimi… Ekor aslimu bisa tumbuh lagi. Nah, sekarang kau tahu kan? Kamu harus bersyukur dengan apa yang kamu punya, karena semua yang kita punya ada manfaatnya.” Sekarang Cimi bersyukur dengan apa yang dia punya.

Baca juga: Dongeng Anak, Kelinciku

Pesan Moral Dongeng Anak Ekor Panjang Cimi

Kita harus bersyukur dengan apa yang kita miliki. Karena, semua yang kita punya adalah karunia Tuhan, tentunya ada manfaatnya.

Kamu mau menulis cerita seperti ini juga? Tulis sekarang!

Participant

Ditulis oleh Myiesha

Buku pertama :

Komik KKPK : Monster Insomnia - Don't give up

Story Maker