in

Dongeng Anak, Kepiting Merah dan Tipu Muslihat Bangau

Dongeng Anak, Kepiting Merah dan Tipu Muslihat Bangau
Dongeng Anak, Kepiting Merah dan Tipu Muslihat Bangau

Dongeng Anak, Kepiting Merah dan Tipu Muslihat Bangau. Hampir setiap hari, ikan-ikan kecil selalu ketakutan untuk berenang dan mencari makan di danau. Mereka tahu ada yang mengintai mereka, yaitu sekor bangau yang kelaparan di tepi sungai. Setiap hari, lebih dari 5 ekor ikan di santap olehnya. Tidak ada ampun, langsung hap! ikan-ikan itu dimakannya.

Seiring berjalannya waktu, bangau semakin besar dan semakin tua. Tenaga dan kecepatan menangkap ikan pun mulai berkurang. Sering kali ikan-ikan kecil itu mengerjai si bangau, dengan menampakkan diri ke permukaan, tujuannya agar dimakan oleh bangau. Tapi sayang, bangau yang gagah itu, jarang sekali makan, badannya lemas dan tidak berdaya. Bentuknya sekarang sangat mengerikan, karena kurus kering.

Pada saat ikan-ikan itu mengolok-oloknya, bangau itu malah duduk di tepi danau termenung sedih, semua hewan-hewan yang tinggal di danau itu mendekat. Kepiting merah yang sangat berani mendekat dan berkata, “wahai bangau, apa yang terjadi denganmu, kenapa kamu tampak murung seperti itu?” ucapnya sambil berdiri di atas batu, tidak jauh dari tempat duduknya bangau.

Baca Juga: Dongeng anak, semut dan belalang

“Aku tidak tahu, apa berita buruk ini harus aku ceritakan atau tidak, tapi aku juga kasihan kepada kalian semua penghuni danau ini.”

“Jika terkait danau ini, kamu harus memberitahukan kepadaku, karena walau aku bisa hidup di darat, tapi aku mencari makan di sini,” tanya kepiting merah penuh penasaran.

“Danau ini akan hilang, karena penduduk kota akan menjadikan danau ini sebagai tempat pemukiman warga, atau dengan kata kata lain danau ini akan dijadikan perumahan untuk warga kota.” Bangau itu mendudukkan kepalanya menunjukkan rasa sedih yang amat sangat kepada si kepiting.

Dongeng Anak, Kepiting Merah dan Tipu Muslihat Bangau
Kepiting Merah dan Tipu Muslihat Bangau

Kepiting dan semua hewan yang ada di sana bersedih, khususnya ikan yang tidak bisa hidup di darat. “lalu apa yang harus kami lakukan?” tanya seekor ikan kepada bangau.

“Aku tidak tahu, bangaimana cara menolong kalian semua, yang jelas aku mau pindah dari sini ke danau yang tidak jauh lokasinya dari sini, di sana lebih lebar dan luas, yang jelas aman,” jelas bangau kepada semua yang mendengar cerita sedihnya.

“Bawa kaki kesana,” teriak semua warga ikan.

“Baik, aku bisa membantu, tetapi aku hanya bisa memindahkan satu demi satu kalian, tidak bisa sekaligus!”

“Aku duluan!” nampak sekali rasa takut dari ikan itu, sampai langsung ingin segera pindah dari sana.

Hampir setiap hari bangau itu memindahkan ikan. Semakin hari semakin kekar tubuh bangau itu, semua hewan menganggap dia sebagai dewa penolong yang luar biasa baik.

Kepiting merah itu ingin sekali dipindahkan, bangau yang serakah pun membawa kepiting itu di punggungnya. Sudah lama sekali perjalanan yang ditempuh, namun sebetulnya bangau itu hanya berputar-putar di sekitar danau, “dimana lokasi danaunya, apakah masih jauh?” tanya kepiting yang sudah pegal duduk dari tadi.

Baca juga: Dongen anak Malaysia, Nyamuk dan Singa

Bangau terus berusaha untuk berbohong dengan menceritakan hal-hal baru yang menambah kesedihan si kepiting, tapi sayangnya si bangau kehilangan kesabaran untuk terus menjawab pertanyaan kepiting yang tidak kunjung selesai, “Dasar kepiting bodoh, tidak ada danau baru, tidak ada juga yang mau menghancurkan danau itu, itu hanya tipu muslihatku saja untuk makan ikan tanpa harus susah payah.”

Mendengar penjelasan bangau, kepitih merah itu marah dan mencapit leher bangau itu dan jatuh sampai akhirnya mati. Kepitih itu terlempar kembali ke danau yang sama, kemudian menceritakan semua kepada hewan-hewan lainnya. Semua sangat senang dan mengagumi kecerdasan kepiting yang sudah menyelamatkannya.

Pesan Moral dongen kepiting dan bangau: berbohong itu tidak baik, menyembunyikan kebohongan pasti menutupinya dengan kebohongan juga.

Kamu juga bisa loh membuat konten seperti ini. Buat karyamu sekarang!

Ayo Vote! Biar makin trending.

52 points
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Ditulis oleh Mahesa Kusuma

Mahesa adalah nama adikku, namaku siapa? rahasia hehe aku bersekolah di SMP Muhammadiyah 1 Depok, kelas... salam kenal ya untuk semua, nanti jika sudah banyak ceritaku mau aku ganti dengan nama asliku hehehe

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi

Serunya Membuat Foam Slime dan Jelly slime

Serunya Membuat Foam Slime dan Jelly slime

Boneka Misterius Mirip Seperti di Film Annabelle

Boneka Misterius Mirip Seperti di Film Annabelle