in

NgakakNgakak TakutTakut SedihSedih SenangSenang KagetKaget KerenKeren

Indahnya Negeriku

indahnya negeriku
indahnya negeriku

Indahnya Negeriku! Rasa kagum terhadap indahnya alam negeri Indonesia membuatku menulis puisi ini, isinya rasa syukurku dan kebanggaanku menjadi orang Indonesia yang lahir di negara Indonesia, tanah subur dan penuh dengan objek wisata yang sangat luarbiasa indah. Berikut ini adalah puisi yang dibuatnya.

Puisi pendek Indahnya Negeriku

Indahnya Negeriku, penuh dengan warna dan keajaiban
Indahnya Negeriku, penuh dengan budaya dan adat istiadat
Indahnya Negeriku, berbagai agama, bahasa, dan suku menjadi satu
Indahnya Negeriku, alam yang mempesona, satwa yang unik dan beragam

Harus kusyukuri anugrah ini
Harus kurawat dan kita jaga anugrah ini
Anugrah terbaik yang pernah kunikmati
Anugrah terindah yang pernah kulihat
Anugrah yang akan hilang nantinya

Anugrah yang akan diambil kembali ketika kita mengabaikannya
Anugrah yang akan diambil kembali ketika kita merusaknya
Anugrah yang akan diambil kembali ketika kita menjualnya

Anugrah Tuhan, bukan tanpa alasan
Anugran Tuhan, bukan kebetulan

Aku, kita, kami, dan semua cinta Indonesia
Indahnya Negeriku

—–
Jangan lupa untuk memberikan tanggapan pada kolom komentar di bawa ya, atau kalian juga bisa membatu untuk menyebarkanya, terima kasih 🙂 salam kenal

Ayo Vote! Biar makin trending.

94 points
Upvote Downvote

Total votes: 8

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 12.500000%

Downvotes: 7

Downvotes percentage: 87.500000%

Ditulis oleh Elfaaizah Xaviez

Nama saya Faaizah Rahmahdhini Xaviera, saya biasa dipanggil Elfa. Saya lahir tanggal 23, bulan Oktober tahun 2005. Saya lahir di Bogor, Jawa Barat, tepatnya di Indonesia. Saya bersekolah di TK Tri Bhakti, lalu saya melanjutkan pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Sukadamai 3 Bogor.

Years Of Membership

One Comment

Balas komentar

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi

bangku sekolah cerpen anak

Janji Bersama Sahabatku Yang Tidak Ditepati

Si Pirang dan Si Girang