in ,

Dongeng Anak, Kelinciku

Dongeng Anak, Kelinciku
Dongeng Anak, Kelinciku

Dongeng Anak, Kelinciku. Namaku Keina Samitha. Call me Keina. Saat hari Minggu, aku merasa kesepian, padahal ada Mama di sini.

Mama dan Papa menatap ku dengan wajah bingung. Ya, pasti Mama & Papa tahu hadiah apa pantas untuk ku 😆 jalan-jalan!

Mama memintaku untuk mengganti pakaian. Setelah kami sekeluarga rapih, aku memakai blazzer dress vintage dan celana jeans.

Kemudian kami semua pergi menaiki mobil jazz berwarna putih. Di tengah jalan, ramai sekali yang asyik jalan-jalan di hari libur.

Hohoho… Aku asyik menikmati suasana di luar rumah. “Papa mengapa berhenti di depan Rab Shop?” tanya Mama, mama menyuruhku turun dari mobil.

Baca juga: Dongeng Anak, Ekor Panjang Cimi

Aku pun segera turun. Wah..! Di sana banyak sekali kelinci imut dan lucu. Ada yang sedang tidur, menatap, menggandeng, bermain, ya semacamnya.

“Kamu mau warna apa, Keina?” tanya Mama yang sedang melihat rumah-rumah kelincinya.

“Warna…. putih atau cokelat?” Aku tertawa pelan.

“Putih? Yakin, mau menjaganya? Hahaha…” Papa tertawa mendengar jawaban ku.

“Yakin, aja, deh!”

“Ok! Mas, beli yang ini!” Papa memanggil penjaga toko.

“Iya. Ini, Pak! Harganya Rp. 80.000,- aja!” kata si Penjaga Toko santai.

“Serius, Mas? Tapi.. k0k?” Papa bingung dengannya.

“Udah, Pa! Kasih aja uangnya,” sambung Mama.”Pa? Nggak beli rumahnya?” Aku pura-pura sedih lagi.

“Eng.. Itu Mama lagi pilih-pilih, lho! Ayo kesana!” Papa menyuruh ku pergi mencari rumahnya.

“Yayy..! Makasih, Pa!”

Lalu, Papa mendekatkan wajahnya ke si Penjaga Toko itu dan berbisik.

“Serius kamu, Mas?” Papa mulai curiga.

Baca juga: Contoh Karangan Cita-cita Menjadi Arsitek

“Iya, Pak! Saya serius. Masa saya bohong dengan pembeli kaya seperti Bapak!” Si Penjaga Toko itu berkata aneh.

“Kaya?”

“Ng.. Maksudnya, istimewa, Pak!” Si Penjaga Toko ketakutan.

“Pa! Keina mau yang ini!” Aku memegang rumah kelinci yang super big dan berwarna cream. Lagian, pasti kelinci nya suka, kok!

“Itu berapa?” tanya Papa.

“Itu Rp. 230.000,- Pak!”

“Ok! Ini uangnya!” Papa menyerahkan uang senilai Rp.300.ooo,- kepada si Penjaga Toko.

“Iya, Pak! Ini kembaliannya. Terima kasih sudah membeli di Rab Shop!” si Penjaga Toko menyerahkan kembalian uang itu kepada Papa.

“Ayo, Ma, Kei!” teriak Papa.

Baca juga: Siapa Pengirim SMS Misterius

*****
Akhirnya, aku sampai di rumah. Aku memasukkan kelinci itu ke dalam kandangnya. Kelinci itu ku beri nama Whisty. Bagus, kan, namanya? Hehehe…

Bersambung~~ Dongeng Anak, Kelinciku #Part 2

2 Komentar

Balas komentar

Yuk tulis komentar kamu