in

NgakakNgakak TakutTakut SedihSedih SenangSenang KagetKaget KerenKeren

Pantai Selalu Punya Cerita

Pantai Selalu Punya Cerita
Pantai Selalu Punya Cerita

Pantai selalu punya cerita untuk semua kepenatan dari kesibukan. Itu yang sering Kakak bilang padaku. Aku belum mengerti kenapa Kakak bilang pantai seperti itu. Karena buat aku pantai ya pantai, tidak ada efek sama sekali melepas kepenatan, malah semakin menambah penat.

Mungkin itu semua karena setiap kali aku ke pantai, aku kurang menikmati karena panasnya. Aku lebih suka berlibur di daerah pegunungan yang sejuk dan dingin. Karena pantai yang panasnya bukan main.

Aku mengeluh ketika Ayah lebih mendengarkan Kakak untuk berlibur di pantai dibandingkan ke daerah pegunungan. Ayah berfikir berjalan-jalan yang lebih menghemat waktu karena tidak perlu ke luar kota.

“Yud, kenapa kamu cemberut gitu? Karena kita ga liburan ke gunung?” tanya Kakak.

“Iyaa, aku bete sama Kakak, kenapa Ayah lebih dengerin Kakak ketimbang aku,” jawabku sambil cemberut.

“Ayah lagi sibuk banget dek, ga bisa pergi jauh-jauh sampai ke Lembang sana. Ayah cuma libur besok aja, ga bisa lama. Kalau kesana ga lama, kamu juga kan yang ngeluh cape lah, bentar lah,” kata Kakak. Aku pun mengiyakan dalam hati.

Pantai selalu punya cerita
Pantai selalu punya cerita | pic thehoneycombers,com

Akhirnya hari itu pun tiba, kita sekeluarga berlibur ke pantai yang letaknya tak jauh dari rumah kami. Kalo kata Kakak sekitar 20 km dari rumah. Sesampainya di pantai aku cuma duduk-duduk. Kakak, Ayah dan Ibu berenang di pinggiran laut. Mereka bahkan tidak memanggilku, dan bersenang-senang. Dalam hati aku menyesal kenapa ikut dan tidak di rumah saja. Tiba-tiba Kakak mendekat.

“Yuda, ayo ikut Kakak. Kamu ada masalah apa di sekolah?” tiba-tiba saja Kakak bertanya seperti itu.

“Banyak Kak, pusing Yuda mikirnya” jawabku sambil mengingat semua masalah di sekolah.

“Yuk kita lepas penat dan pikiran yang buat kita jadi pusing” kata Kakak sambil menarik tanganku.

“Mau kemana Kak?” tanyaku.

“Sudah ikut saja” jawab Kakak sambil menjauh dari Ayah dan Ibu.
Kakak membawaku jauh dari tempat Ayah dan Ibu bermain. Aku gatau mau diajak kemana. Ternyata Kakak mengajakku ke tempat yang benar-benar sepi dan ga ada orang.

“Yuda, kamu mau tau kenapa pantai dan laut bisa melepas penat? Sok coba deh kamu teriak sekenceng-kencengnya disini. Lepas semua penat kamu,” kata Kakak dan aku masih belum mengerti.

Baca juga: Seindah dunia ceri

“Maksudnya apa Kak, nanti berisik dimarahin orang lagi” jawabku.

“Makanya Kakak ajak kamu kesini yang ga ada orang. Teriak sekenceng-kencengnya Yud. Luapin semuanya kalo kamu lagi marah atau kesel sama apa pun. Semua yang kamu pendem sendiri, luapin emosi kamu. Biar pulang dari sini, hati rasanya plong” ujar Kakak sambil berteriak ga jelas ke arah laut.

Aku pun perlahan-lahan mengikuti Kakak. Teriak sekencang-kencangnya di pantai, bener-bener kencang karena ga akan ada yang marah karena berisik. Tiba-tiba saja Kakak menyiram air laut ke arahku, berkali-kali. Tapi aneh kali ini aku malah balik menyiram kakak, sambil berlari-lari dan tertawa bersama.

Hari menjelang maghrib, kami membilas badan dan pulang ke rumah. Liburanku ke pantai kali ini sangat mengesankan, dan membuatku ingin perg kei sana lagi. Hatiku plong serasa ga ada beban sama sekali. Di mobil pun aku tidak cemberut dan malah tertawa bersama yang lain. Memang bener kata Kakak, pantai dan laut selalu punya cerita melepas penat.

Terima kasih sudah membaca cerita anak tentang pantai, semoga bermanfaat.

———
Sumber Gambar: cruiseportwiki.com | Pantai Selalu Punya Cerita

2 Komentar

Balas komentar

Yuk tulis komentar kamu