in

NgakakNgakak TakutTakut

Penelpon Misterius Pada Saat Pengajian

Penelpon Misterius Pada Saat Pengajian
Penelpon Misterius Pada Saat Pengajian

Halo semuanya! udah lama gak nulis di web ini. Sekarang aku mau menceritakan tentang seseorang yang menelepon ke Bunda aku, tapi kita gak yakin yang menelepon itu orang atau apalah pokoknya ini masih misteri, langsung aja yuk ke kisahnya, oia tapi jangan lupa tinggalkan komentar ya, biar aku tahu kesalahanku.

Waktu itu aku dan Bunda aku mau ke tempat pengajian ibu-ibu, tapi ibu-ibunya suka mengajak anak-anaknya, mungkin alasannya agar aku tidak bermain jauh dari rumah kan sekarang sedang musim penculikan katanya, jadinya aku di bawa deh. Pada waktu itu aku lagi enak- enaknya memakan buah jeruk, tiba-tiba ada telpon dari seseorang, nama kontaknya sih “Bu Annisa”.

Terus aku kasih hpnya ke Bunda, Bunda langsung bingung, “Bunda kenapa nggak angkat teleponnya?” tanya aku. Bukannya bunda jawab pertanyaanku malah ngomong ke yang lain. “Bu Annisa, apakah hp ke pencet, soalnya hp saya di telpon sama hp ibu” Tanya Bundaku, dengan raut muka yang bingung.

“Nggak ah Bu, gak kepencet ko, liat aja nih” Jawab Bu Annisa, sambil segera mengambil Hp yang berada di dalam tas dan menunjukkan ke Bundaku. Suasana langsung hening seketika dan hanya ada suara telpon yang terus berbunyi. Bundaku langsung menutup panggilan itu dan langsung gemeteran dan akhirnya Bundaku langsung melanjutkan ngajiannya lagi.

Ihhhhhhh serem yaaaaaa, orangtua saja masih merasa taku apa lagi kita ya, hehehe. Pokoknya kita berpikir positif saja, tidak ada hantu yang bisa menelpon :D, dan kita tidak boleh takut kepada hantu atau setan yang harus kita takuti adalah Tuhan, yaitu Allah STW. Oia tapi sampai sekarang belum terpecahkan lhoooo. Udah ya ceritanya segini dulu, mau belajar, hehe… tunggu crita aku yang selanjutnya yaaaa.

Ayo Vote! Biar makin trending.

100 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Ditulis oleh Hinata Kokura

Hi guys namaku Hinata Kokura. nama asliku Naqiyya ufaira Hobiku main game dan mendengarkan musik.
aku Gamers lho. aku adalah vocaloid lovers, aku paling suka karakter Megurine luka, dulu aku pernah secara tiba tiba dapat endorse dari penyuara Megurine Luka, alias Yu Asakawa, aku dapat CD game Megurine Luka limited edition!!! aku sangat senang sekali!.

Years Of Membership

10 Comments

Balas komentar
  1. Yang bener dibawa bukan di bawa.

    Terus di kalimat: “Waktu itu aku dan Bunda aku mau ke tempat pengajian ibu-ibu, tapi ibu-ibunya suka mengajak anak-anaknya, mungkin alasannya agar aku tidak bermain jauh dari rumah kan sekarang sedang musim penculikan katanya, jadinya aku di bawa deh.” itu salah…
    Yang bener: “Waktu itu, aku dan Bunda mau ke tempat pengajian ibu-ibu. Ibu-ibu suka mengajak anak-anaknya, mungkin agar anak mereka tidak bermain terlalu jauh dari rumah. Katanya, kan, sekarang adalah musim penculikan! Jadinya aku dibawa dehhh..!”

    Lalu, perhatikan tanda baca. Dan ada kesalahan dalam dialog….. Dialog itu harus berakhiran titik atau tanda baca lainnya, lalu kata “tanya” setelah dialog tidak dengan huruf kapital. Contoh dialog yang benar: “Hai, namaku Lisa. Siapa namamu?” tanya Lisa. Contoh lainnya: “Kamu anak yang pintar,” ucapku.

    Sekian aja… Dibaca dan diingat-ingat ya!

  2. aku tahu, sepertinya ada mahluk alien yang menyadap yang sudah masuk ke dalam hp itu dan menyadap semua percakapannya kemudian dilaporkan ke luar angkasa….

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi

Lika-liku Perjalanan ke Ragunan

Lika-Liku Perjalanan ke Ragunan – Part 4

Kemah Ukhuwah Pertama Kali

Kemah Ukhuwah Pertama Kali – Part 1