Pengertian Clay dan Cara Membuat Clay Sederhana
Pengertian Clay dan Cara Membuat Clay Sederhana
in

Ngakak Takut Sedih Senang Kaget Keren

Pengertian Clay dan Cara Membuat Clay Sederhana

Pengertian Clay dan Cara Membuat Clay Sederhana.

Clay? Pasti kata ini asing bagi balian dan enggak familiar di telinga teman-teman. Akupun pun demikian. Bagi yang penasaran apa itu clay, baca terus sampai selesai ya 😉

Kalian pasti tahu slime dan cara pembuatannya, kan? aku udah pernah posting tutorialnya. Terkadang temanan-temanku, menyamakan slime dengan clay, padahal beda jauh. Persamaannya adalah sama-sama mainan yang bisa dipenyet-penyet, hihihi…

Pengertian Clay

Clay memiliki bentuk lentur mirip seperti adonan kue, jadi mudah untuk membentuk apapun dan memudahkan kita berkreasi, seperti mobil-mobilan, boneka, kue, miniatur manusia, dll. Yang suka dijadikan mainan anak-anak terbuat dari lilin malam. Clay jenis ini tidak bisa mengeras dan banyak dijual di toko dengan warna yang banyak pilihannya. (untuk lebih jelasnya scroll terus ya ke bawah)

Apa saja jenis-jenis clay?

  1. Paper clay: seperti namanya clay ini terbuat dari rendaman kertas dan lem, harus diberi pewarna untuk menghasilkan warna yang bagus sesuai selera. Bisa mengeras jika kita diamkan.
  2. Plastisin Clay (Clay Tepung): terbuat dari tapioca, tepung terigu, atau tepung beras yang dicampurkan dengan lem dan pengawet makanan. Hasilnya tidak selembut jenis lilin malam.
  3. Clay Roti: terbuat dari sisa-sisa roti, minyak, lem, serta pengawet makanan
  4. Polymer Clay: satu produk paling mahal yang banyak dijual di took-toko, terbuat dari plastik bernama polyvinyl chloride atau PVC yang dicampur warna dan bahan kimia lainnya sehingga tidak keras. Kekenyalannya mirip lilin malam dan mengeras kalau dipanaskan (oven)
  5. Jumping Clay: biasa dijual dengan pembungkus alumunium foil, karena jika tanpa itu akan mengeras otomatis dan tidak bisa digunakan lagi. Biasanya digunakan untuk membuat boneka hewan atau miniature manusia.
  6. Air Dry Clay/clay Jepang/clay Korea: mirip dengan Jumping Clay, dijualn dengan plastic kedap udara dan bisanya digunakan untuk membuat miniature sayuran dan buah-buahan.
  7. Clay Asli (Tanah Liat/Keramik): jenis ini adalah asli dari alam, karena bersumber dari tanah liat yang kita berikan campuran sedikit air.

Alat-alat untuk membuat clay sederhana

Kalian enggak usah repot-repot ya, menyiapkan oven, mixer, dan bahan-bahan lain yang disebutkan untuk membuat Polymer Clay. Sebab aku punya cara yang lebih sederhana dan gampang. Langkahnya juga mirip seperti membuat slime. Caranya bagaimana, sih? Siapkan bahan dan alat yang aku tuliskan di bawah ini:

Alat:
• Wadah
• Sendok

Bahan-bahan membuat clay:
• Tepung terigu (karena kalau tepung maizena sudah termasuk jenis fluppy slime.)
• Sabun cuci piring (diutamakan sunlight atau mama lemon, ya.)

Cara pembuatan clay sederhana:

Masukan tepung terigu seperlunya, aduk sebentar. Lalu tuangkan sunlight dengan takaran sama seperti tepung terigu. Aduk hingga keduanya tercampur. aduk sampai merata. Aromanya wangi karena pakai sunlight. Jika kurang keras tambahkan tepung terigu. Begitupun sebaliknya. Kalau kurang lunak tambahkan sunlight. Selamat berarti kalian telah berhasil membuat clay

Oh ya, karena clay sederhana ini sifatnya lebih kotor dari slime, bisa nih buat memandikan teman yang berulang tahun sebagai gantinya tepung (ups, jangan ya teman-teman!) 😀

Selamat bergembira di awal tahun 2016! – Pengertian Clay dan Cara Membuat Clay Sederhana

Ayo Vote! Biar makin trending.

100 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Ditulis oleh Yerica Maharani

Yerica Maharani, seorang remaja perempuan yang terlalu kepo dengan segalanya ini mengaku diturunkan ke bumi pada tanggal 3 Januari 2003 lalu. Ahlinya mengatasi lapar, haus, ngantuk yang menyerangnya setiap saat. Kini menjadi murid paling tidak jelas di kelas 10 IPA 2 SMAN 4 Jakarta.

2 Comments

Balas komentar

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi

Apa Bedanya Guru Tegas Dan Guru Galak?

Apa Bedanya Guru Tegas Dan Guru Galak?

Kasih Sayang Ibu Tidak Tergantikan

Kasih Sayang Ibu Tidak Tergantikan – Part 4