in

NgakakNgakak TakutTakut KagetKaget

Pengertian Gaya Belajar Kinestetik dan Strateginya

Pengertian Gaya Belajar Kinestetik dan Strateginya
Pengertian Gaya Belajar Kinestetik dan Strateginya

Pengertian Gaya Belajar Kinestetik dan Strateginya. Bunda, beda anak beda juga cara dia memahami sesuatu, tentunya beda juga cara kita sebagai orang tua dalam menyampaikan sesuatu kepadanya.

Ada anak yang proses belajarnya harus melihat bentuk visualnya (Gaya Belajar Visual), ada juga anak yang cukup mendengar (Gaya Belajar Auditori) sudah bisa mengingat dan memahami artinya.

Baca juga:
Materi Pembelajaran PAUD
Mengenal karakter anak

Artikel ini, akan membahas tipe anak yang Gaya Belajar Kinestetik, apa itu?

Gaya Belajar Kinestetik

Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang tipe Belajar Kinestetik.

Pengertian Gaya Belajar Kinestetik

Gaya Belajar Kinestetik adalah proses belajar anak dimana harus adanya tindakan yang dilakukan, atau proses belajarnya harus ada praktiknya.

Anak akan lebih nyaman dengan menyentuh objek yang ingin dipelajari, sehingga lebih mudah baginya untuk memahami dan mengingatnya.

Anak yang memiliki tipe Belajar Kinestetik, biasanya tidak mau belajar berlama-lama di dalam ruangan.

Ciri ciri Gaya Belajar Kinestetik

Ciri ciri anak yang memiliki karakteristik Gaya anak Belajar Kinestetik, adalah:

  1. Anak paling aktif di kelas
  2. Anak jika sedang berbicara kemudian disela, maka pikirannya akan buyar
  3. Anak sulit menulis, tetapi pandai bercerita
  4. Anak lebih senang dengan belajar metode praktik
  5. Anak sangat menyukai kegiatan yang melibatkan gerakan tubuh
  6. Anak sering berkomunikasi menggunakan isyarat tubuh

Strategi Gaya Belajar Kinestetik

Strategi belajar yang mungkin tepat untuk anak yang memiliki tipe kinestetik, diantaranya:

  1. Setiap membahas suatu materi pelajaran, diusahakan untuk menulis ulang, anggap saja sebagai rangkuman, atau dengan mencoba mempraktikkan.
  2. Cara belajar membaca anak kinestetik adalah dengan ikut menggerakkan tangan anak mengikuti huruf atau kata perkata, sehingga memudahkan dia untuk mengingat.
  3. Sering melakukan percobaan yang bermanfaat (eksperimen) yang berhubungan dengan pelajaran.
  4. Mengunjungi tempat yang ada hubungannya dengan pelajaran, nanti di sana bunda dapat menginformasikan materi tambahan lainnya walau tidak ada hubungannya. Contohnya adalah berkunjung ke musium.
  5. Mendorong anak untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, contohnya Pramuka, Kegiatan Kelompok Belajar, dll.

Baca juga: Tanda tanda pubertas

Bunda juga dapat mencari makalah gaya belajar atau referensi lain di Internet. Baca juga artiel artikel parenting Indonesia lainnya.

Terima kasih sudah membaca Pengertian Gaya Belajar Kinestetik dan Strateginya, semoga bermanfaat.

Yuk tulis komentar kamu