in

Perbedaan antara proteksi dan kuota impor, jelaskan!

Perbedaan antara proteksi dan kuota impor
Perbedaan antara proteksi dan kuota impor

Apa perbedaan antara proteksi dan kuota impor? Ini pelajaran kelas 9, Sekolah Menengah Atas (SMA), materi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Pada kegiatan perdagangan internasional terjadi dua proses, yaitu impor atau memasukkan barang ke negara sendiri dan ekspor atau mengeluarkan barang dari negara sendiri untuk dikirim ke negara lain.

Manfaat perdagangan internasional ini adalah memberikan devisa dari penjualan produk bagi negara, selain itu terpenuhinya produk atau barang yang tidak tersedia di negara kita.

Perbedaan antara proteksi dan kuota impor

Nah sobat penulis cilik, jika kegiatan impor terlalu sering dilakukan dapat mengancam perekonomian suatu negara, karena barang yang masuk ke negara kita (impor) dapat mengalahkan barang yang ada atau hasil produksi dalam negeri sendiri.

Contoh simulasi: Ketika pemerintah sudah memiliki pasokan beras yang cukup bersumber dari petani lokal, tiba-tiba barang impor beras masuk dengan harga lebih murah, maka akibatnya harga beras akan turun, sudah pasti beras lokal kalah bersaing dan merugi.

Dari simulasi di atas, maka muncullah istilah proteksi dan kuota impor, apa sih maksudnya?

Proteksi adalah pembatasan atau larangan barang dari luar negeri sebagai perlindungan bagi produsen lokal dari persaingan barang-barang impor. Bentuknya bisa bersifat tarif dan non tarif.

Apa itu kebijakan tarif dan non tarif?

  • Kebijakan tarif adalah aturan yang mewajibkan pajak pada setiap barang yang akan masuk ke dalam negeri (bea impor). Jadi, ini dapat membatasi barang yang masuk karena setelah masuk harga barang akan naik, sedangkan barang lokal yang tidak dikenakan bea impor akan lebih murah.
  • Kebijakan non-tarif adalah suatu aturan tanpa mengenakan biaya pajak barang masuk (bea impor), tetapi dengan memberikan aturan standar kualitas barang impor yang boleh masuk, tujuannya barang impor yang masuk dengan harga murah namun berkualitas.

Kuota impor adalah pembatasan jumlah barang impor yang masuk ke dalam negeri, sehingga dapat menyeimbankan antara supply and demand. Kebijakan ini bersifat non tarif.

Contohnya: Pembatasan kuota impor beras hanya sampai 2 juta ton dalam setahun.

Baca:
Perbedaan legal dan ilegal
Apakah manfaat yang kalian rasakan sebagai pelajar dengan adanya perdagangan internasional?
Apa perbedaan Duta dan Konsul?
Tujuan Pembangunan Ekonomi, Manfaat, dan Indikator

Nah itulah penjelasan singkat dari perbedaan antara proteksi dan kuota impor. Koreksi jika aku salah, terima kasih sudah membaca dan membagikannya.

Yuk tulis komentar kamu