in

Perbedaan pemilu orde baru dan reformasi (Presiden, Wakil, Legislatif)

Perbedaan pemilu orde baru dan reformasi
Perbedaan pemilu orde baru dan reformasi

Perbedaan pemilu orde baru dan reformasi. Sebagaimana kita tahu bahwa Pemilihan Umum (pemilu) tujuannya untuk memilih, dalam bahasan kali ini yang dipilih adalah pemimpin.

Mungkin saat ini, jika kamu sudah SMA dan memiliki KTP, bisa memilih pada pemilu tahun ini untuk masa jabatan 2019 – 2024. Jangan lupa memilih ya, hehe.

Apakah perbedaan pemilu orde baru dan reformasi? mari kita bahas dari beberapa aspek saja, sehingga mempermudah kamu membedakannya.

Baca juga: Perbedaan hukum privat dan hukum publik

Perbedaan pemilu orde baru dan reformasi

Berikut ini aku coba jelaskan perbedaan antara pemilu yang dilakukan pada masa orde baru dengan era reformasi, diantaranya:

  1. Dasar hukum:
    • Orde baru UU No. 15 tahun 1969
    • Reformasi UU No. 3 tahun 1999
  2. Jumlah partai:
    • Orde baru terdiri dari 3 partai politik, yaitu:
      • PDI
      • PPP
      • GOLKAR
    • Reformasi terdiri dari banyak partai, kurang lebih 48 Parpol.
  3. Pemilihan Presiden dan legislatif
    • Orde baru tidak dipilih secara langsung oleh rakyat
    • Reformasi pemilihan dilakukan secara langsung
  4. Jumlah pemilihan
    • Orde baru hanya satu kali
    • Reformasi bisa dilakukan 2 atau 3 kali dalam pemilihan partai anggota legislatif dan presiden serta wakilnya.
  5. Penyelenggara:
    • Orde baru diselenggarakan oleh pemerintah melalui KPU
    • Reformasi dilaksanakan oleh pemerintah lewat KPU dan diawasi semua orang (lebih transparan)

Nah, jadi sekarang kamu bisa jelaskan perbedaan presiden dan wakil presiden pada masa orde baru dengan masa orde reformasi.

Baca juga:
Peran produsen dalam perekonomian Indonesia
Pertanyaan tentang hukum Islam dan jawabannya

Terima kasih sudah membaca dan membagikannya, mohon koreksi jika ada kesalahan ya. Semoga bisa menjadi kunci jawaban pelajaran sejarah, untuk SMA.

Yuk tulis komentar kamu