in

SedihSedih SenangSenang KagetKaget KerenKeren

Rahasia Kedai Angkringan Bu Killa

Rahasia Kedai Angkringan Bu Killa
Rahasia Kedai Angkringan Bu Killa

Rahasia Kedai Angkringan Bu Killa. “Mbok, saya beli!” Seperti itu teriakan pembeli di kedai milik seorang wanita paruh baya bernama Mbok Izah. Beliau adalah pedagang yang baik hati dan lembut dalam melayani pelanggan.

Makanan yang disediakan di kedainya juga sehat dan bersih. Mbok Izah sangat senang sekali, setiap hari kedainya dipenuhi pembeli, baik langganannya ataupun bukan. Termasuk Vita, gadis langganan Kedai Mbok Izah.

Tetapi, sejak ada kedai baru di ujung gang, pemasukannya menurun. Kedai baru itu bernama Kedai Angkringan. Kedai yang menjual beberapa gorengan dan minuman.

Ada info beredar, bahwa minyak yang digunakan untuk menggoreng, menggunakan minyak curah dan jarang diganti. Pemilik kedai Angkringan adalah Bu Killa.

Baca juga: Fakta orang pemalas

“Kamu tau nggak Vit, kedai ujung gang itu?” tanya Suci, teman dekat Vita.

“Iya, aku tau Suc. Kata ibuku, kalau makanan yang pakai minyak curah, atau minya bekas, itu makanannya tidak sehat. Dan kedai itu melakukannya,” jelas Vita.

“Aku setuju. Kasihan Mbok Izah, kedai-nya sudah jarang pembeli. Ini semua karena kedai baru itu,” kata Suci geram.

“Kalau begitu, ayo kita cari tau! Dan kita kabarkan warga kalau beli makanan di situ tidak aman,” seru Vita.

Vita dan Suci pergi ke Pak RT. Lalu mereka menjelaskan tentang apa yang mereka bicarakan tadi. Pak RT tidak langsung mengambil tindakan, beliau harus mengetahui lebih jelas lagi.

Akhirnya Pak RT, memutuskan untuk berkunjung ke Kedai Angkringan, ditemani petugas kesehatan kota, mereka akan menyelidiki Kedai Angkringan.

Sayang sekali, saat Pak RT bersama petugas kesehatan datang, ternyata minyak tersebut sudah diganti, dan semua bahan makanan pun baru sampai dan masih segar.

Kali ini Vita dan Suci kecewa, karena mereka gagal.

“Huh, pasti Bu Killa sudah mengetahuinya, gagal deh,” gerutu Vita.

“Iya, nih. Padahal kita hampir berhasil,” kata Suci yang sama-sama kecewa.

“Hai kalian!!” panggil seseorang. Ternyata dia adalah Miya, teman mereka berdua. Kebetulan rumahnya dekat dengan Kedai Angkringan.

“Oh, kalian di sini, tadi aku mencari kalian,” lanjut Miya.

“Wah, Miya! Kebetulan sekali!” seru Vita.

“Miya, kamu tau tidak, tentang kesehatan Kedai Angkringan?” tanya Suci.

“Kalian membicarakan itu? Tentu saja aku tau. Aku sering membantu Bu Killa membuat gorengan,” jawab Miya.

“Pasti jorok ya kedainya? Dari luar saja jelek,” ejek Suci.

“Memang sih, bentuk kedainya sedikit kumuh, tetapi semuanya bersih kok, jika kamu pernah masuk ke dalam pasti akan memiliki pemikiran yang berbeda tentang kedai itu, dan ada rahasia dibalik semua itu,” kata Miya sedikit berbisik.

Baca juga: Apa perbedaan don’t dan do not?

“HAH?! RAHASIA?! KASIH TAU DONG!!” kata Vita dan Suci.

“Sebenarnya, dulu, Bu Killa adalah seorang pemilik toko buku yang laris. Tetapi, sejak ia bercerai dengan suaminya, toko itu bangkrut. 3 bulan lamaya, setelah Bu Killa menutup tokok, dia masih belum menemukan pekerjaan,” jelas Miya sambil menghelas napas.

“Terus Miya!” tanya Suci.

“Beliau mempunyai 3 orang anak yang masih kecil, saat ini mereka ada di rumahku, sebenarnya ada 4, tetapi meningal karena telat ditangani dokter, akibat kurang gizi, beberapa minggu lalu,” jelas Miya.

“Terus Miya!” sekarang Vita yang penasaran.

“Bu Killa menemukan ide bisnis dengan modal yang murah, yaitu menjadi penjual gorengan dengan konsep angkringan. Namun, disaat banyak orang yang suka dengan rasa gorengan buatannya, ada saja orang yang tidak atas kesuksesannya. Namanya Bu Broto, kemarin dia datang ke rumahku menemui Bu Killa, kemudian meminta maaf karena menyebarkan fitnah,” jelas Miya panjang, “Rahasia kedai angkringan bu Killa adalah bumbunya, yang membuat pelanggan datang terus.”

Vita dan Suci termenung, ternyata mereka salah terhadap Bu Killa. Mereka menyesal karena telah berprasangka buruk pada Bu Killa. Berkat penjelasan dari Miya, mereka jadi tidak salah sangka lagi.

Mulai sekarang Vita dan Suci berusaha untuk tidak berprasangka terhadap orang lain sebelum mengetahui yang sebenarnya.

Semenjak saat itu kedai angkringan bu Killa maju pesat sampai dapat membuka beberapa cabang, sehingga dia bisa membeli rumah dan mobil.

Baca juga: Puisi untuk ayah dan ibu

Bagaimana dengan kamu, Termotivasi? Kamu juga tidak boleh berprasangka sebelum mengetahu apa yang terjadi. Nanti masalahnya menjadi seperti apa yang dialami Vita dan Suci, untung saja Miya menjelaskan.

Sampai jumpa dilain waktu 😊😊 Terima kasih sudah membagikan cerita Rahasia Kedai Angkringan Bu Killa.

Kamu mau menulis cerita seperti ini juga? Tulis sekarang!