in

SenangSenang

Riri si Kurcaci yang suka menolong

Riri si Kurcaci yang suka menolong
Kurcaci yang suka menolong

Riri si Kurcaci yang suka menolong. Di desa jamur hiduplah para kurcaci, salah satunya adalah Riri. Riri adalah kurcaci yang baik hati, ia suka menolong kurcaci lain yang sedang dalam kesulitan. Pada suatu hari Riri bermain ke rumah sahabatnya, Cika dan Ciko. Kebetulan Cika dan Ciko sedang berlatih untuk lomba yang akan diadakan oleh Raja Gadu besok. Lomba diadakan untuk menunjukkan bakat semua kurcaci di Desa Jamur dan semua kurcaci wajib ikut. Saat itu Cika dan Ciko sedang mempersiapkan diri dengan berlatih menyanyi.

“Cika…Ciko….Apakah ini yang akan kalian tampilkan saat lomba besok ?”tanya Riri kepada Lipa dan Lapi.

“Iya Riri kami akan bernyanyi saat lomba.”kata Lapi semangat. “Kita akan memenangkan lomba ini, Riri.” ujar Ciko dengan penuh percaya diri.

Lalu karena ia belum berlatih Riri pun meninggalkan rumah Cika dan Ciko. Dalam perjalanan pulang Riri bertemu dengan Loli, saat itu Loli menangis kesakitan. Karena khawatir, Riri mendekati Loli dan bertanya, “Loli mengapa kau menangis ?”

“Riri, tadi saat perjalanan dari hutan untuk mengambil bahan-bahan melukis untuk lomba, aku tersandung batu sehingga aku merusak semua bahan yang aku butuhkan, sedangkan jarak desa dengan hutan sangat jauh, kakiku juga terasa sakit, aku tidak mungkin mengambil bahan lagi di hutan sekarang. Bagaimana aku dapat mengikuti lomba itu ?” ujar Loli dengan bingung.

“Tenanglah Loli aku akan mengambilkan bahan-bahan melukis untukmu.” kata Riri dengan tersenyum lembut.

“Riri, kamu adalah teman yang sangat baik.” kata Loli kepada Riri.

Akhirnya Riri meninggalkan Loli untuk pergi ke hutan. Riri mengumpulkan bahan-bahan, lalu pergi ke rumah Loli untuk menyerahkan bahan-bahan yang telah dikumpulkan kepadanya.

Karena sudah sore, Riri memutuskan untuk pulang. Di rumah, Riri bingung apa yang harus ia latih untuk lomba. Padahal besok sudah lomba. Saat sedang berpikir bel rumah Riri berbunyi. Mendengar bel rumahnya berbunyi Riri segera membuka pintu rumahnya. Ternyata di depan pintu rumah Riri ada Riko.

“Riri apakah aku boleh memesan makanan untuk besok lusa.”kata Riko seraya tersenyum.

“Tentu Riko, apa yang ingin kau pesan ?” kata Riri.

“Makanan seperti biasa… Sup jamur, kue wortel, puding cokelat, dan juga ayam panggang. Karena besok lusa keluargaku akan datang dan kau tahu aku tidak bisa memasak. Masakanmu yang paling enak di Desa Jamur, Riri.” kata Riko dengan semangat.

“Iya, akan kumasakkan yang spesial untukmu Riko. Terimakasih karena menganggap masakanku yang paling enak di Desa Jamu,” kata Riri kepada Riko.

Setelah memesan makanan Riko pun pulang ke rumahnya. Riri pun menemukan apa yang harus ia tampilkan di lomba. Ia teringat bahwa ia suka memasak, dan banyak temannya yang menyukai masakannya termasuk Raja Gadu. Ia berpikir akan menampilkan kemampuan memasak yang ia miliki.

Keesokan harinya lomba dimulai. Semua kurcaci di desa Jamur menampilkan bakatnya masing-masing. Cik, Ciko, Loli, Riko, Aca, Cherry, Coco, Kibo dan kurcaci lain telah tampil, kini tiba giliran Riri untuk tampil. Riri pun memulai aksinya, ia menunjukkan kemampuannya dalam membuat kue wortel yang lezat. Semua yang hadir ikut mencicipi kue buatan Riri, karena lezan ia pun mendapat tepuk tangan yang meriah dari teman-temannya.

Akhirnya semua kurcaci telah menampilkan bakat masing-masing. Raja Gadu pun segera mengumumkan juara dari lomba tersebut. Menurut Raja Gadu semua kurcaci memiliki bakat yang luar biasa tetapi yang menjadi pemenang adalah kurcaci yang paling bersungguh-sungguh. Raja Gadu pun mengumumkan siapa saja yang menjadi juara.

Juara ketiga dimenangkan oleh Loli, diikuti dengan juara kedua adalah Aca, dan akhirnya juara pertama diumumkan. Semua kurcaci tampak tegang, ingin mengetahui siapa yang menjadi juara pertama. Dan ternyata yang menjadi juara pertama adalah Lipa dan Lapi. Mendengar nama pemenang semua kurcaci bertepuk tangan. Dan Riri juga ikut merasa senang untuk temannya yang menang. Tapi ia merasa kecewa karena tidak menang. Lalu tiba-tiba Raja Gadu berkata

“Yang tidak menang jangan kecewa. Dilomba ini tidak hanya juara 1, 2, dan 3 tetapi akan dipilih juga juara favorit.”

Para kurcaci pun menjadi penasaran. Raja Gadu pun menyebutkan nama sang juara favorit. Ternyata yang mendapat juara favorit adalah Riri. Mendengar nama sang juara favorit, Riri yang semula terlihat sedih sekarang tersenyum manis. Setelah semua pemenang diumumkan semua kurcaci terlihat bergembira dan senang dengan acara lomba yang diadakan Raja Gadu. Tidak peduli bahwa mereka menang atau kalah.

Baca:
Dongeng Putri Salju dan 7 Kurcaci
Dena Si Kurcaci Pemalas
Dongeng pendek Putri Duyung jadi Peri
Puisi tentang COVID-19
Puisi tentang rindu sekolah

Nah sobat penulis cilik itulah cerita Riri si Kurcaci yang suka menolong. Koreksi jika aku salah dan terima kasih sudah membagikan cerita ini.

Kamu juga bisa mengirim tulisan seperti ini. Yuk, Buat Sekarang!

Yuk tulis komentar kamu