in

Rumah Adat Bali dan Penjelasannya | Gambar, Denah, dan Ciri-cirinya

Denah Rumah Adat Bali dan Lombok
Denah Rumah Adat Bali dan Lombok

Rumah Adat Bali dan Penjelasannya. Hi sobat penulis cilik, kali ini aku mau berbagi info tentang rumah adat Bali dan Lombok. Khusunya bagi kalian yang belum pernah ke Bali.

Jika kalian berkunjung ke Bali pasti merasa takjub, karena banyak gapura yang unik-unik, baik patung dan ukirannya yang keren.

Semua masyarakat di Bali sangat ramah terhadap pendatang, jadi kalian tidak perlu sungkat untuk saling bertegur sapa, sebab mereka sangat terbuka.

Baca juga: Keunikan Desa di Bali

Rumah Adat Bali

Ada banyak bagian dalam satu kawasan rumah adat, berikut ini adalah penjelasan tentang Rumah Adat Bali secara singkat.

Pengertian Kaja dan Kelod

Pengertian Kaja dan Kelod
Pengertian Kaja dan Kelod

Gunung memiliki peran penting dalam budaya masyarakat Bali dan Lombok, bagi masyarakat Bali, gunung-gunung yang membentang dari timur ke barat di tengah Pulau Bali dianggap sebagai ulu atau hulu yang identik dengan kepala suci dan sakral, karena dianggap sebagai sumber kehidupan yang memberi kesuburan dan kesejahteraan bagi masyarakat Bali, segala sesuatu yang dianggap suci dan keramat diletakkan ke arah gunung disebut Kaja, sebaliknya hal-hal yang dianggap tidak keramat atau tidak Suci diletakkan ke arah laut yang disebut Kelod. Lalu bagaimana bentuk rumah adat bali dan tata letaknya?

Denah Rumah Adat Bali

Denah Rumah Adat Bali dan Lombok
Denah Rumah Adat Bali dan Lombok

Pandangan hidup ini terlihat dalam bentuk nyata karena mempengaruhi gugus penataan tempat tinggal masyarakat Bali, halaman depan terbebas dari tumbuhan, pura Keluarga terletak di sudut timur laut, Bangsal tidur utama (meten) disampingnya, Bali sikepat atau tempat tidur anggota keluarga lain di sisi Timur halaman Tengah, Balet Tiang sangka sebagai tempat untuk menerima tamu, Bale Sekenam sebagai tempat wanita menenun, dapur (paon), lumbung padi, dan tempat ternak (kebanyakan mereka berternak babi).

Pintu masuk terletak di Ujung Kulon, berupa pagar dengan partisi dinding sebagai simbol penghalang masuknya pengaruh buruk, seperti masyarakat Bali, masyarakat Lombok yang masih mempertahankan ajaran leluhur seperti suku Sasak, Gunung Rinjani dianggap sebagai bumi dalam atau bumi yang suci.

Apa itu berugak?

Apa itu Berugak
Gambar rumah adat Bali |  Apa itu Berugak

Rinjani bagaikan kiblat secara adat budaya, karena segala sesuatu yang diinginkan disampaikan melalui proses yang ditujukan kepada gunung, bentuk penghormatan pada gunung ini terlihat dari kebiasaan masyarakat dan bentuk bangunannya, salah satu contohnya adalah berugak yang merupakan tempat istimewa bagi masyarakat Lombok, karena berfungsi untuk menerima tamu, tempat berdiskusi, hingga tempat diadakan acara-acara resmi keagamaan, dan ritual budaya berugak membujur dari utara ke selatan, di sebelah selatan berugak terdapat tutupan dari anyaman bambu atau kayu, bentuk tutupan sendiri merupakan perwujutan gunung Rinjani.

Berikut ini video penjelasan tata letak rumah adat bali:

Nah sobat, sekian penjelasan singkat Rumah Adat Bali, semoga bermanfaat ya…

Satu Komentar.

Balas komentar
  1. I’ve learn some just right stuff here. Definitely price bookmarking for revisiting. I wonder how a lot attempt you put to create this kind of fantastic informative site.

Yuk tulis komentar kamu