in

Tanda Baca: Penggunaan dan Contoh

penggunaan tanda baca
penggunaan tanda baca

Tanda baca dalam suatu kalimat itu penting, sebab informasi bisa dimaknai dengan baik jika penggunaannya benar.

Tidak hanya dalam Bahasa Indonesia, tanda baca dalam al Quran juga sama pentingnya, bahkan lebih rumit, sebab panjang dan pendeknya huruf yang dibaca dapat berbeda artinya.

Pada artikel ini, aku penulis cilik akan memberikan penjelasan sederhana tentang pedoman penulisan tanda baca dalam bahasa Indonesia, yang aku tahu.

Penggunaan Tanda Baca

Contoh tanda baca yang paling umum adalah titik, koma, tanda tanya, dan tanda seru, sebab itu yang paling sering kita gunakan, khususnya dalam pembuatan surat non formal. Sebenarnya, apa itu tanda baca?

Pengertian tanda baca

Berikut ini adalah pengertian tanda baca menurut para ahli, diantaranya menurut Drs. Abdullah, Prof. Dr. Dp. Tampubolon, Fachruddin, A.G. Dr. Gorys Keraf, dan KBBI.

pengertian tanda baca menurut para ahli
Pengertian tanda baca menurut para ahli (wikipedia)

Tanda Baca Titik (.)

Titik merupakan tanda yang paling sering kita jumpai baik dalam kalimat atau paragraf. Berikut ini penggunaan tanda titik, diantaranya:

Singkatan

Dalam surat resmi, umumnya tanda titik digunakan untuk mengakhiri suatu singkatan, contoh:

  • a.n. artinya atas nama
  • hlm. artinya halaman
  • Yth. artinya yang terhormat
  • Kec. artinya Kecamatan
  • dll

Penulisan gelar

Gelar yang panjang, sangat tidak efektif, sehingga perlu diperpendek, seperti pada label nama undangan, surat, kartu nama, dll. Contoh:

  • S.Kom – Sarjana Komputer
  • S.E. – Sarjana Ekonomi
  • S.I.Kom – Sarjana Ilmu Komunikasi

Pembatas Nominal

Pada lambang bilang, titik juga digunakan sebagai pembatas nilai. Contoh:

  • Rp. 12.000,- menandakan ribuan
  • Rp. 1.000.000,- sebagai jutaan
  • dll

Penulisan Daftar Pustaka

Tanda titik dalam daftar pustaka dapat digunakan sebagai pembatas antara keterangan. Contoh:

  • Fitriani, Rian. 2019. Panduan Menulis Anak. Jakarta: Penulis Cilik.

Tanda Tanya (?)

Tanda Tanya adalah suatu tanda yang menegaskan kalimat pertanyaan, penempatannya di akhir kalimat. Contoh kalimat tanya:

  • Apakah itu hp barumu?
  • Dimana kamu membeli hp terbaru itu?
  • Berapa harga hp keluaran terbaru?

Tanda Seru (!)

Tanda seru adalah suatu tanda yang menjelaskan kalimat tersebut sebagai kalimat perintah, atau penegasan makna seruan. Contoh kalimat perintah:

  • Jangan membawa mainan anak ke sekolah!
  • Jangan membawa hp ke sekolah!
  • Jangan buang sampah sembarangan!

Tanda Koma (,)

Tanda koma adalah pemberi jeda baca dalam suatu kalimat, sehingga membuat kita dapat membaca dengan nyaman. Berikut ini fungsi dan penggunaan tanda baca koma, diantaranya:

Merincikan objek

Dalam menulis banyak objek, tanda ini juga digunakan dalam merincikan antara subjek, objek, serta keterangan yang lebih dari dua, dll.

Contoh: Kanaya tidak pernah lupa membawa alat tulis ke Sekolah, seperti: buku, pensil, penghapus, rautan, dan penggaris.

Pemisah kalimat

Pemisah antara anak kalimat dan induk kalimat. Suatu kalimat yang tidak memiliki tanda koma, pasti sangat susah untuk dibaca, contoh:

  • Karena telat sarapan dan tidak membawa uang jajan, Dimas pingsan di kelas.
  • Selain pandai dan rajin menabung, Kirana juga juara umum di sekolah.

Pemisah petikan kalimat

Ketika kita membuat percakapan atau mengutip ucapan orang lain, tentunya peran tanda koma, namun penempatannya berbeda, misalnya:

  • “Hp milikku hilang di kelas,” ujar Rina kebingungan
  • Melihat ada keributan pada jam istirahat di kelas, Kanaya segera mendekat, “Maaf, ini ada apa ya?”

Pemisah nama dan gelar

Fungsi lainnya adalah untuk memisahkan antara nama dengan gelar, contoh:

  • Yaya Hidayana, S.Kom
  • dr. Jasmine Azzahra Hidayana, Sp.A

Pemisah nama pengarang

Dalam penulisan daftar pustaka, tanda koma juga diperlukan untuk pemisah nama pengarang. Contoh:

  • Kusuma, Wijaya. 2020. Untuk Ibu. Jakarta: Penulis Cilik.

Tanda Titik Dua (:)

Tanda ini memang jarang kita temui, tetapi jika kamu sering membuat surat izin sekolah, pasti tahu betul fungsi dari penggunaan tanda baca titik dua ini.

Membatasi rincian dan keterangan

Misalnya saja kita akan menjelaskan apa saja yang haru di bawa ketika camping di gunung. Contoh:

  • Semua anak yang ikut camping, harus membawa perlengkapan, seperti: kompas, jaket, korek api, mie instan, penutup kepala, dan obat-obatan secukupnya.

Penulisan naskah drama

Dalam menulis naskah drama, untuk mempersingkat dalam membaca dialog, umunya menggunakan tanda titik dua, sebagai pemisah antara pengujar dan kalimat, seperti:

  • Andi: Dimana kamu download buku anak itu?

Pembatas ketarangan

Pada surat izin tidak masuk sekolah, surat rekomendasi sekolah, atau tulisan yang bersifat laporan, juga banyak menggunakan ini, contoh:

Nama :
Tempat Tangga lahir :
Alamat :

Tanda Titik Koma (;)

Fungsinya sama dengan koma, bedanya titik koma adalah:

Memisahkan kalimat setara

Jika terdapat kalimat setara dalam kalimat majemuk, maka gunakan kata penghubung titik koma, contohnya:

  • Ayah sedang minum kopi; kaka sedang belajar; ibu sedang masak.

Akhir perincian

Pada akhir perincian yang berupa klausa, contoh:

  • Syarat menjadi member penulis cilik:
    • Rajin membaca;
    • Suka berbagai pengetahuan;
    • Berbakti kepada orang tua;

Tanda Hubung (-)

Berikut ini adalah fungsi tanda hubung, diantaranya:

Pengulangan kata

Fungsi umum dari tanda hubung adalah untuk menghubungkan kata yang mengalami pengulangan. Contoh:

  • Macam-macam
  • Abu-abu
  • Rambu-rambu
  • Anak-anak

Imbuhan kata asing

Dalam penulisan kata asing yang memerlukan imbuhan, maka sebaiknya pisah menggunakan ini. Contoh:

  • di-download
  • di-make up
  • di-save

Tanda Pisah (—)

Tanda pisah umumnya digunakan untuk menjelaskan keterangan waktu, contoh:

  • Waktu sholat magrib itu antara pukul 06.00—07.15 PM

Tanda Petik (‘….’)

Fungsi tanda petik satu adalah:

  • Memisahkan makna dari kata yang sudah diapit tanda kutip dua, contoh:
    • “Kenapa bunyi bel itu ‘trek.. trek..’ ya!” ujar Gilang yang tertawa mendengar bunyi bel yang rusak.
  • Mengapit makna, baik itu terjemahan atau penjelasan, contoh:
    • Para member ‘Penulis Cilik’ sudah siap berangkat
    • Berdasarkan pengertian pasar modal, terdapat policy ‘kebijakan’ yang baru tentang saham

Tanda Kutip (“.…”)

Tanda baca kutip dua ini memiliki fungsi adalah:

Mengutip ucapan

Jika kamu suka menulis cerita pendek, pasti mahir menggunakan tanda baca kutip dua ini, atau dalam membuat artikel untuk blog, tentunya memerlukan kutipan, berikut contohnya:

  • Menurut Pak B.J. Habiebie, “Indonesia akan memiliki pesawat terbang buatan sendiri pada tahun 2020.”

Mengutip judul

Tidak hanya judul buku saja, judul film, sajak, lagu, artikel, sinetron, film, naskah, atau bab dalam suatu buku juga menggunakan ini dalam suatu kalimat.

Tanda Garis Miring (/)

Fungsi Tanda baca garis miring adalah:

  • Pembatas atau pemisah pada nomor surat, contoh: Nomor: 01/PC/III/2019
  • Pengganti kata atau, dan, juga setiap. Contoh:
    • Siswa/Siswi artinya siswa atau siswi

Baca juga:
Contoh soal hikayat
Contoh kalimat amigu
Perbedaan paper dan makalah

Nah teman, mungkin itulah beberapa hal yang bisa aku jelaskan, semoga bisa menjadi bahan pembelajaran sehingga bisa menjawab semua pertanyaan tentang tanda baca.

Koreksi aku jika salah ya. Sebagai referensi lain, mungkin kamu juga bisa mencari makalah penggunaan tanda baca di internet, sehingga bisa memperkaya lagi pengetahuan. Terima kasih sudah membaca dan membagikannya.

Yuk tulis komentar kamu