in

SedihSedih

Ternyata Bundaku Seorang Pembohong

Ternyata Bundaku Seorang Pembohong
Ternyata Bundaku Seorang Pembohong

Ternyata Bundaku seorang pembohong. Kalian tau? Bundaku itu seorang pembohong besar. Entah Bunda kalian juga atau hanya bundaku saja, tapi banyak yang bilang kalau sebagian besar bunda itu pembohong. Eits, jangan dipikir kebohongan itu seperti tindakan kriminal ya, seperti penjambretan, pembegalan, perampokan, dll. Tapi, semua kebohongan itu untuk kebaikan kita.

Pernah gak sih kalian bertanya “Bunda laparkan? Ayo kita makan!” sedangkan pada saat itu makanan yang ada hanya sedikit, Bunda pasti akan menjawab “Tidak perlu nak, bunda masih kenyang.” Itulah salah satu contohnya, ada yang lain? banyak! Ini diantaranya:

Ternyata Bundaku Seorang Pembohong, ini alasanya!

Pada saat aku sedang belajar untuk ujian atau sedang banyak tugas dari sekolah, “Bunda, capek nggak? Biar aku bantu ngepel ya?” paling Bunda hanya tersenyum dan menjawab “Gak apa-apa nak, Bunda nggak capek, kamu belajar aja, katanya banyak tugas.”

Di malam harinya, setelah seharian Bunda mengerjakan pekerjaan rumah, aku sering meminta Bunda untuk menemaniku belajar, “Bunda ngantuk nggak? Temenin aku belajar ya?” dengan tanpa menunjukkan raut muka yang lelah dan ngantuk menjawab, “Iya, Bunda nggak ngantuk kok. Ayo Bunda temani”

Baca juga: Motivasi belajar untuk anak jaman now

Karena kelelahan, Bunda terlihat lemas, “Bunda badanya panas, kita kedokter ya?” dia terus berusaha untuk tetap tegar “Nggak usah nak, butuh biaya banyak, uangnya bisa buat sekolah kamu, beli saja obat di warung depang gang, nanti juga sembuh.”

Terkadang juga aku sedih, melitar teman-teman Bunda memiliki dan menggunakan hp yang canggih, sedangkan dia menggunakan yang sederhana saja, “Bunda nggak pengen pake handphone yang bagus?” selalu ada saja alasan Bunda untuk memprioritaskan sekolahku, “Nggak nak, lebih baik dibelikan keperluan sekolahmu.”

Tentunya, masih banyak lagi, tapi kebohongan yang dilakukan oleh orangtua kita pasti berbeda-beda, tergantung kondisi keluarga masing-masing. Sebetulnya itu semua hanya untuk kita, sebagai anak yang dicintainya. Dia ingin melihat kita menjadi anak yang pintar, berbakti kepada orangtua, dan berhasil menjadi orang sukses nantinya.

Baca juga: Ini dia manfaat berdoa sebelum belajar

So, jangan pernah menyepelekan orangtua kita, terutama Bunda kalian sendiri. Berton-ton berlian pun tak bisa membalas jasa-jasanya. Mulai dari mengandung, melahirkan, merawat, mendoakan, dan mencukupi kebutuhan kita.

Itulah kenapa Allah SWT menyampaikan bahwa surga itu ada di telapak kaki Ibu, karena begitu besarnya pengorbanan yang sudah dilakukan untuk kita. Jangan minder jika jalan-jalan dengannya, jangan menghindar jika dimintai pertolongan, jangan terlalu banyak nuntut, karena jika mereka punya, tidak perlu kalian pinta, akan mereka berikan.

Ok, terima kasih sudah membaca artikel Ternyata Bundaku Seorang Pembohong, semoga bermanfaat. Sampai jumpa sobat, jangan lupa pesan yang tadi ya.. Bye bye

Kamu juga bisa loh membuat konten seperti ini. Buat karyamu sekarang!

Yuk tulis komentar kamu

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan. Yang memiliki tanda (*) harus diisi