in ,

NgakakNgakak TakutTakut SedihSedih SenangSenang KagetKaget KerenKeren

Tips belajar seru dan menyenangkan ala Hilda!

Tips belajar seru dan menyenangkan ala Hilda
Tips belajar seru dan menyenangkan ala Hilda

Tips belajar Seru. Halo, teman-teman! Bertemu lagi dengan Hilda. Teman-teman tahu, kan, belajar itu sangat penting bagi kita? Memang begitulah faktanya. Tetapi… Belajar kadang membosankan, ya! Apalagi waktu sekolah, tuh! Ingin tidur, tetapi masih banyak tugas yang belum selesai. Beberapa menit kemudian… “Anak-anak, mohon perhatian! Ada tugas baru!” Sudah begitu, tugasnya harus menjelaskan semua! Huft, sebal, ya!

Tenang, teman-teman! Hilda punya tips keren supaya belajar jadi menyenangkan tetapi walau menyenangkan tetap meresap sampai ke otak. Bagaimana? Simak, yuk, tips-tips di bawah ini!

Pertama, kita harus mengenal tipe belajar kita sendiri, teman-teman. Paham tidak? Hm? Oh, belum, ya… Hilda berikan beberapa contoh, nih!

  • Aku bisa belajar jika aku merangkum atau mencatat. Aku tidak bisa hanya membaca atau mendengarkan orang, tetapi aku harus mencatat. Biasanya orang yang seperti ini sangat mementingkan yang biasa disebut MUSCLE MEMORY atau ingatan otot. Jadi, sewaktu menulis, otot kita ikut mengingat apa yang kita tulis.
  • Aku bisa belajar jika dibuatkan rangkuman atau catatan lalu aku akan membacanya atau menambahkan highlight (biasa menggunakan stabilo). Orang yang seperti ini biasanya daya ingatnya cukup tinggi. Cukup membaca saja cepat mengingat semuanya. Hati-hati, jika tidak fokus, cara ini kurang ampuh! Fokus terus, dong, sewaktu belajar!
  • Aku tinggal mendengar orang bicara, aku sudah ingat semuanya. Bagus, deh! Good job! Berarti, kamu mudah mengingat dan bisa dibilang cukup cerdas. Dengarkan terus apa kata guru, pasti kamu bisa, deh! Jangan terlalu banyak mengobrol dengan teman.

Tapi kalau bisa fleksibel, ya! Jadi kita tetap bisa belajar! Jika tidak bisa, tidak perlu terlalu memaksakan diri.

Tips belajar Seru dan menyenangkan

Kalau tips-tips belajar efektif dan menyenangkan yaitu:

  1. Siapkan tempat belajar yang nyaman dan alat tulis lengkap agar tidak sulit lagi mencari-cari alat tulis. Tempat nyaman agar kita tidak merasa terganggu. Misalkan cari tempat yang tidak berisik, tidak panas, dan agak sepi. 
  2. Usahakan belajar di rumah ketika tidak sedang mengantuk karena kita jadi tidak fokus. Tidur beberapa menit (jangan terlalu lama agar tidak tertidur pulas) pasti akan sangat membantu. Pasang alarm sekitar 20-30 menit kemudian.
  3. Buat rangkuman/ baca rangkuman dan berikan penanda menggunakan stabilo. Yang penting atau poin-poinnya saja, yang perlu kita lihat dan kita ingat. 
  4. Untuk tim mencatat, agar lebih mengasyikkan! Gunakan brush pen untuk menghias atau tempel dengan stiker-stiker lucu. Ingat! Jangan malah asyik dengan hiasan, tetap fokus di pelajaran! Guna menghias atau menempel stiker ini agar kita merasa rileks melihat sesuatu yang bagus dan kita buat sendiri. 
  5. Hilda mudah lapar, nih… Sediakan camilan di samping kita. Tetapi jangan malah asyik makan, ya! Fokus terus! Usahakan mengkonsumsi camilan yang sehat dan bergizi agar otak kita lebih pintar dan bisa bekerja dengan sebaik mungkin. 
  6. Jangan begadang, jadi kita mengantuk saat pergi ke sekolah. Kita bisa mengerjakan tugas saat siang hari atau saat pagi hari. Selain itu akan lebih mudah meresap ke otak karena otak kita belum lelah dan masih segar. Di sekolah, akhirnya kita tidak fokus. 
  7. Misalnya, kita sudah tahu aka nada ulangan seminggu sebelumnya. Cicil saja! Jangan menggunakan sistem yang sering kita gunakan, yaitu SKS (Sistem Kebut Semalam). Kan belajarnya jadi tegang dan tidak asyik. Kita jadi se-ngebutnya dan tidak peduli sudah mengerti atau belum. 
  8. Jika kesulitan, mintalah bantuan orang dewasa. Mereka jauh lebih berpengalaman jika dibandingkan dengan kita. Mereka sudah pernah mengerjakan tugas di sekolah dan di rumah. Mereka juga bisa membantu kita menyusun sesuatu. Tapi jangan sampai malah mereka yang mengerjakan tugas kita!

Baca:
Template jadwal pelajaran sekolah
Template jadwal piket kelas
Template jadwal harian

  1. Ada jadwal sekolah? Patuhi jadwalnya, ya! Ayo belajar mengatur waktu! Misalnya, main game 1 jam, berkarya 1 jam, sisanya mengerjakan tugas sekolah lalu setelah itu tidur dan membaca. Dengan begitu, kita tidak ketinggalan, deh!
  2. Buat study club atau grup belajar bersama teman-teman! Jam 10 pagi, aku akan belajar bersama teman-teman dari Grup Belajar SD Harapan Negara! Siapkan keperluannya, yuk! Kita kalau bisa membuat study club-nya jangan pilih-pilih teman. Bertemanlah sebanyak mungkin! Sebelum mulai belajar, ayo kita berdoa!
  3. Ajak keluarga belajar bersama dan melakukan aktivitas yang bermanfaat bersama-sama. Membuat kita dekat dengan seluruh anggota keluarga dan membuat kita lebih cerdas. Misalkan bermain drama dengan kostum ciptaaan sendiri dengan bahan seadanya untuk menghafalkan sejarah atau cerita. Wah, keren! 
  4. Jangan mengeluh bila banyak tugas! Kerjakan secepat mungkin tetapi jangan terburu-buru karena akhirnya kita tidak akan fokus. Bila banyak tugas, semua bisa diselesaikan sehari asalkan kita fokus dan tidak menunda-nunda.
    “Ah, aku santai dulu!”
    “Tidur 5 menit, deh…”
    “Ini sih kecil! Nanti saja.”
    “Komik yang ingin kubaca belum selesai… Komik dulu saja!”
    Itulah kebiasaan buruk yang perlu dihindari!
  5. “Nora! Kok nilaimu menurun? Pokoknya, handphone-mu Mama sita jika kamu belum bisa menaikkan nilai seperti semula bahkan lebih baik!”
    Jangan menjawab seperti ini: “Ih, Mama! Aku sibuk, belum lagi aku butuh istirahat!” Jawablah dengan baik dan sopan bahwa kamu meminta maaf dan akan berusaha. Tapi jangan hanya berjanji! Kita harus menepati janji kita dan jadikan amarah Mama Papa sebagai dorongan untuk maju. 
  6. Membuat goal! Itu penting! Kita jadi tahu tujuan kita yang sangat ingin kita kejar. Tapi jangan yang terlalu jauh atau terlalu sulit dicapai (terutama harus menunggu lama), karena akhirnya kita mengira kita tidak bisa dan langsung merasa sangat sedih. Misalnya, yang sederhana:
    “Aku ingin lebih enjoy pelajaran bahasa serta lulus dengan nilai yang tinggi.” Jangan terlalu sederhana:
    “Aku ingin naik kelas.”
  7. Membuat konsekuensi jika kita tidak berusaha dan manfaat jika kita berusaha agar kita berusaha mendapatkan manfaat dan ingin membuang jauh-jauh konsekuensi. Misal:
    “Kalau tidak belajar, aku tidak jadi beasiswa di Sekolah yang kuinginkan dan usahaku di semester lalu sia-sia. Kalau belajar, aku langsung beasiswa dan bisa membanggakan orangtua.”
  8. Mencatat sejauh apa kita sudah berusaha dan melangkah. Kita seringkali cepat puas, tetapi mungkin dengan hal ini bisa berubah, karena kita makin ingat! “Wah, November 2018, aku menang lomba kecil-kecilan di sekolah dan aku jadi sombong dan terlalu bangga. Sekarang, progress-ku sudah lebih besar dan sekarang aku tahu, waktu itu aku juga tidak berusaha.” Kita jadi tahu progress kita. 
  9. Jika berhasil, jangan minta-minta hadiah ke orangtua. Itu kan sudah wajib kita berprestasi! Lagipula belum tentu sewaktu besar mereka masih bisa menemanimu. 
  10. Belajar dengan aplikasi atau web yang mendukung. Misalnya, sedang belajar Bahasa Indonesia mengenai cerpen. Ada tugas membuat cerpen, tuh! Baca saja dari www.penuliscilik.com lalu dipahami. Kebetulan, cerita-cerita di sana bagus-bagus dan enak dibaca. Lalu kita jadikan inspirasi, deh! Hebat, ya! Kita bisa kok membuat karya sebagus dan sekeren mereka! Mereka sudah berpengalaman dan pintar dalam membuat sastra, serta kreativitasnya tinggi. 

Sekian dari Hilda, ya! Salam penulis cilik buat teman-teman! Terima kasih 😊 Koreksi jika ada kesalahan dan terima kasih sudah membagikannya.

Kamu juga bisa mengirim tulisan seperti ini. Yuk, Buat Sekarang!

Yuk tulis komentar kamu