in ,

KerenKeren SenangSenang

Tuliskan 3 Hikmah dari Kisah Ibnu Hajar

Tuliskan 3 Hikmah dari Kisah Ibnu Hajar
Tuliskan 3 Hikmah dari Kisah Ibnu Hajar

Tuliskan 3 Hikmah dari Kisah Ibnu Hajar. Hai… Sekolah online masih berlangsung ya… Tugas tugas sekolah pun mengantri untuk satu per satu ku kerjakan. Naah… kali ini, aku ingin membahas salah satu tugas sekolah ku. Di pelajaran agama yaitu Literasi Islam.

Di pelajaran Literasi Islam ini, aku akan membahas salah satu soal di Lembar Kerja Siswa pelajaran Literasi Islam kelas 6 Sekolah Dasar atau MI (Madrasah Ibtidaiyah).

Soal nya adalah seperti ini “Tuliskan tiga Hikmah atau Faidah dari Kisah Ibnu Hajar dan Yahudi si penjual minyak”. Karena soalnya menuliskan hikmah dari suatu kisah, maka akan ku ulas Kisah Ibnu Hajar dan Yahudi si penjual minyak itu yang sudah ku ringkas. Kisahnya seperti ini…

Kisah Ibnu Hajar dan Yahudi Si Penjual Minyak

Tersebutlah seorang ulama besar yang bernama Ibnu Hajar. Ia adalah seorang hakim besar di Negara Mesir. Jika akan pergi ke tempat kerjanya, Ibnu Hajar biasa menaiki kereta yang ditarik beberapa kuda atau beberapa keledai dan diiringi dalam sebuah arak-arakan.

Pada suatu hari, beliau dengan keretanya melewati seorang Yahudi penjual minyak. Sebagaimana kebiasaan tukang minyak, si Yahudi penjual minyak itu menggunakan pakaian yang kotor. Ia datang dan menghentikan arak – arakan tersebut.

Yahudi itu berkata “Sesungguhnya Nabi kalian (Muhammad shallallahu alaihi wa sallam) berkata yang artinya” Dunia itu penjaranya orang Muslim dan Surganya orang Kafir”. Namun Engkau menjadi seorang hakim besar di Mesir. Dan berada dalam arak – arakan ini. Dalam kenikmatan seperti ini. Sedangkan aku dalam kesengsaraan seperti ini”.

Mendengar hal itu, Ibnu Hajar pun menjawab “Sesungguhnya kemewahan dan kenikmatanku seperti ini dibandingkan dengan kenikamatan di Surga adalah seperti sebuah penjara. Sedangkan penderitaanmu dibandingkan dengan Azab Neraka adalah seperti Surga.”

Mendengar jawaban Ibnu Hajar, si Yahudi langsung mengucapkan “Asyhadu Allaa Ilaaha Illallah. Wa Asyhadu Anna Muhammadur Rosuulullah.” Ia langsung masuk islam

(Disadur dari Kitabul Ilmi karya Asy Syaikh Ibnu Utaimin Rahimahullah. Halaman 45 – 47 catatan ke-1, 1413 Hijriyah atau 1996 Masehi. Daaluts Tsurawa Lin Nasyr).

Tiga Hikmah dari kisah Ibnu Hajar dan Yahudi si penjual minyak

Naah dari kisah itu, kita harus mencari tiga hikmah yang dapat diambil. Jawaban yang tepat menurutku adalah:

  1. Kenikmatan di Dunia itu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kenikamtan di Surga.
  2. Penderitaan dan kesengsaraan di Dunia itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan siksa dan Azab Neraka.
  3. Islam adalah agama yang paling Mulia.

Baca:
Kisah Umar bin Khattab Singkat
Kisah Cerita Abu Nawas Keajaiban Bersedekah
7 Kisah teladan Nabi Muhammad SAW

Jika kalian memiliki jawaban lain, silahkan tulis di kolom komentar ya.. Terima kasih sudah membaca. Semoga tulisanku ini dapat membantu kalian…

Kamu juga bisa mengirim tulisan seperti ini. Yuk, Buat Sekarang!

2 Komentar

Balas komentar

Yuk tulis komentar kamu