in

NgakakNgakak SenangSenang KerenKeren KagetKaget SedihSedih TakutTakut

Dongeng Romantis Singkat dan Lucu (Nyamuk)

Dongeng Romantis Singkat dan Lucu
Dongeng Romantis Singkat dan Lucu

Dongeng romantis singkat dan lucu tentang nyamuk. Cerita ini bermula ketika seekor nyamuk bernama Hann memberikan kejutan kepada adiknya bernama Hunn, keduanya berjenis kelamin betina (perempuan). Mereka adalah nyamuk yang penyabar dan memiliki prinsip hidup yang kuat.

Menghisap darah hewan atau manusia yang kurus adalah tindakan berdosa.

Prinsip itu yang mereka sekeluarga pegang teguh, sampai sekarang tentunya. Hann sebagai kakak selalu mengajarkan hal-hal baik kepada adiknya. Dia tidak pernah membuat adiknya sedih bahkan menangis.

Besok Hunn berulang hari, yang ke 10 hari, mungkin jika Hunn adalah manusia usianya adalah 10 tahun.

Catatan: Usia nyamuk betina dewasa hanya sampai 42 atau 56 hari, sedangkan nyamuk jantan dewasa hanya 10 hari, menurut wikipedia.

Hann sebagai Kakak yang romantis, ingin memberikan kejutan spesial kepada adiknya, dia sudah membicarakan ide ini kepada Ibunya, dan ibunya pun setuju.

Jam 11.00 Malam, Hunn meminta Ibu, mengajari cara menghisap darah dengan aman, tanpa menyakiti manusia.

Oia, ada sedikit cerita tentang ini, dimana waktu itu Hunn baru saja lahir, dia langsung diajak ibunya untuk mencari makan, yaitu dengan menghisap darah.

“Hunn, lihat! Ibu akan mendekati orang itu, akan Ibu hisap darah di bagian belakang lehernya, kamu perhatikan, dan jangan sampai tertangkap,” Jelas Ibunya.

Belum juga mendekat, “Prok… prok…” Hampir saja tertangkap, untung Ibunya pandai menghindar. Ibu Nyamuk pun, kembali mendekati Hunn,

“Ibu hebat banget, aku suka-aku suka,” ucap Hunn.

“Lho kok bisa?”

“Itu tadi semua orang tepuk tangan melihat kedatangan Ibu,” jawab Hunn.

Gubrak!, ibunya sempoyongan.

Akhirnya mereka pindah ke tempat lain, mencari anak mausia yang belum mandi, itu adalah sasaran empuk ibunya Hann.

~~

Baca juga : Kisah Harimau dan Kancil

Ok, kita balik lagi ke kado hadiah untuk Huun, selama proses belajar, Hann pergi ke toko gliter. Toko milik Bu Kumm yang paling murah dan bagus kualitasnya. Hunn sangat menyukai gliter untuk menghias sayap indah miliknya.

Hampir semua warna gliter sudah dia miliki, cuman yang berwarna silver, sudah mau habis. Rencananya gliter ini yang akan dijadikan hadiah untuknya.

“Eh ada Hann, apa kabar? mau beli gliter warna apa, untuk pacar?” Tanya Bu Kumm.

“Ah, Bu Kumm bisa saja, aku tidak punya pacar, aku masih kecil, tidak boleh berpacaran,” jawab Hann tegas, “Oia Bu, aku mau beli gliter warna silver,” ucap Hann.

“Ok, ini barangnya, harganya naik sekarang jadi Rp. 2.000,-,” jawab Bu Kumm.

Setelah membayar, Hann pun kembali pulang, belum juga sampai di pintu keluar toko, “Hann, ini ada hadiah buat pacar tersayang,” tegur pemilik toko yang memang sudah akrab dengan keluarganya Hann, “eh maksudku, untuk Ibumu, titip salam juga ya dariku.”

Setelah mengambil barangnya, Hann bergegas pulang, tidak mampir dan main-main seperti anak nakal pada umunya.

5 menit lagi jam 12 malam, dia bergegas menata sebuah kue yang sudah dia beli, yaitu ke tart yang terbuat dari darah yang dipermentasi. Tidak banyak yang di rubah dari ruang tamu, tetapi akan memberikan kesan romantis kepada siapapun yang melihatnya.

Lilin-lilin yang tertata rapih dan menyala, membuat kamar itu terlihat seperti kerajaan dongeng, persis seperti apa yang dibayangkan oleh Hann.

Setelah capek belajar menghisap darah manusia, Hunn dan Ibunya masuk ke dalam rumah, “Surprise!, selamat ulang hari adikku tersayang, semoga kamu jadi nyamuk yang pintar menghisap darah anak manusia yang malas mandi,” begitu doa yang disampaikan.

“Kakakku yang baik, terima kasih sudah memberikan surprise, dan hadian yang begitu aku inginkan,”

Akhirnya, Hann, Hunn, dan Ibunya berpelukan.

Baca juga : Kisah Bangau dan Kepiting Merah

Itulah dongeng romantis singkat dan lucu, yang aku buat. Walau aneh dan gak jelas, tapi semoga bermanfaat dan menghibur kamu.

Satu Komentar.

Balas komentar

Yuk tulis komentar kamu